Mencari Kedamaian di Tengah Pertikaian Agama

Assalamu alaikum, saudara-saudari yang terhormat. Aku sedang dalam perjalanan mempertimbangkan suatu keyakinan Abrahamik, dan Islam sangat menarik bagiku. Konsep Allah mengambil wujud manusia, atau menyembah Nabi 'Isa (alaihis salam) sebagai Tuhan, terasa sangat keliru menurut pemahamanku. Belakangan, aku sering menemui argumen dari orang lain yang salah menggambarkan Islam dan Nabi kita tercinta (shallallahu 'alaihi wa sallam) dengan menggunakan ajaran yang dipotong dari konteks atau riwayat yang tidak bisa dipercaya. Ini sungguh mengganggu, bukan saja karena klaim-klaim itu salah, tapi juga mengingat kontradiksi teologis dalam praktik mereka sendiri, yang meliputi ritual simbolis yang sulit kumengerti. Aku sudah berbicara dengan penganut agama lain untuk memahami sudut pandang mereka, berusaha mendengar dengan hati terbuka. Tapi, setiap kali mengobrol, keyakinanku pada kejelasan tauhid Islam malah makin kuat, sementara kebingunganku tentang posisi teologis mereka makin dalam. Aku bahkan pernah mempelajari ajaran-ajaran mereka untuk mencari pengertian, tapi masalah utamanya tetap terasa tidak logis bagiku. Jadi, aku beralih padamu untuk minta petunjuk: bagaimana caranya aku bisa menemukan ketenangan batin dan perlahan menjauh dari perdebatan-perdebatan sengit ini yang mengganggu kedamaianku? Nasihatmu akan sangat membantu, insya Allah.

+30

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

22 komentar

Ketenangan yang kau cari ada dalam sholat dan Quran. Hindari saja perdebatan itu, jarang bisa mengubah pendirian orang.

0

Aku paham perasaanmu, kawan. Kadang mundur sedikit itu justru langkah terbaik. Fokus saja pada hubunganmu dengan Allah; berdebat bisa menguras tenaga tanpa hasil. Tetap kuat dalam keyakinanmu.

0
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar