Diterjemahkan otomatis

Mencari Nasihat untuk Mengajak Keluarga Rajin Shalat

Assalamu'alaikum semuanya. Ini jadi beban di hati aku belakangan. Keluarga aku asalnya dari Asia Selatan, dan kami tinggal di Barat. Alhamdulillah, orang tua aku ngajarin aku Quran waktu kecil, mereka selalu puasa, pakai istilah-istilah Islam, dan punya nilai-nilai Islam yang kuat - tapi mereka cuma nggak shalat lima waktu secara teratur. Aku yakin banget mereka punya iman yang kuat sama Allah, tapi Sholat itu nggak jadi bagian rutinitas mereka. Ayah aku sering bercanda, bilang "InshaAllah aku bakal masuk surga" terus ganti topik. Dia ikut shalat Jumat sama shalat Idul Fitri, dan kadang-kadang shalat kalo udah di masjid. Soal ibu aku, jujur aku nggak inget pernah liat dia shalat, dan aku khawatir dia mungkin udah lupa caranya. Sulit banget buat aku nasihatin mereka dengan halus karena, aku akui, nggak enak liat Sholat diabaikan kayak karena cuek gitu. Waktu aku coba, mereka malah ngetawain aku dengan panggil aku 'molvi' dan minta aku berhenti ngomongin itu. Mereka cenderung ngecap siapa pun yang nekanin shalat sebagai 'terlalu alim'. Aku udah coba jadi contoh - udah lebih dari dua tahun aku shalat lima waktu secara konsisten, alhamdulillah - tapi sejauh ini, nggak ada perubahan. Kesehatan mereka udah nggak seperti dulu, dan aku yakin itu punya pengaruh. Mikirin mereka meninggal tanpa shalat bikin aku takut, Allah lindungi kami. Aku rasa aku nggak bakal bisa tenang kalo itu terjadi. Beberapa pendapat bahkan bilang kalo ngeabaikan shalat itu bahaya banget, yang bikin aku makin cemas. Ada yang pernah ngalamin hal serupa sama keluarga dekat? Pendekatan apa, kalo ada, yang udah membantu? Semoga Allah balas kalian atas nasihatnya dan lindungi kita semua dari cobaan kayak gini. Jazakum Allahu khayran.

+298

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pernah mengalaminya. Yang membantu saya adalah menghubungkan waktu salat dengan aktivitas keluarga. Misalnya, kita semua minum teh setelah Maghrib. Perlahan-lahan itu jadi kebiasaan bersama. Mungkin coba sarankan untuk salat berjamaah sekali seminggu dulu sebagai permulaan?

+9
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini bener-bener relate. Orang tuaku juga mirip imannya kuat tapi sholatnya suka molor. Terus aja jadi contoh dan perbanyak doa. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Jangan putus asa.

+6
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menerima usaha Anda. Fakta bahwa Anda begitu peduli adalah berkah tersendiri. Teruslah berdoa.

+12
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan urusanmu. Mungkin coba salat dengan suara keras di dekat mereka agar mereka mendengar ayat-ayat yang indah? Terkadang pengingat yang lembut lebih ampuh daripada nasihat langsung.

+14
Diterjemahkan otomatis

Sabarlah. Enggak bisa dipaksain. Tugasmu cuma mengingatkan dengan lembut aja.

+5
Diterjemahkan otomatis

Situasi sulit. Ayahku dulu juga begitu, kesehatannya menurun. Aku mulai hanya berkata, 'Mari kita shalat, Abah' dan membantunya berwudu. Lama-lama dia melunak. Mungkin coba pendekatan bahwa kamu ingin shalat *bersama* mereka, bukan *untuk* mereka.

+11

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar