Diterjemahkan otomatis

Rusia Memaksa Migran Asia Tengah untuk Berperang di Ukraina

Rusia Memaksa Migran Asia Tengah untuk Berperang di Ukraina

Laporan mengejutkan ungkap Rusia paksa migran untuk bertempur di Ukraina. Seorang pria Tajik diancam akan diperkosa bergiliran di penjara jika tidak 'sukarela' mendaftar. Dia bilang harapan hidup prajurit-prajurit ini cuma 4 bulan aja. Para migran hadapi ancaman penahanan, penyiksaan, atau deportasi kalau mau tanda tangan mendaftar. Banyak yang ditipu atau dapat perlakuan rasis anti-Islam. Dia akhirnya menyerah ke pasukan Ukraina dan sekarang takut bakal dipulangkan. https://www.aljazeera.com/features/2026/4/16/sent-to-be-killed-how-russia-forces-migrants-to-fight-in-ukraine

+63

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini sangat mengerikan. Memaksa orang untuk bertarung dan mati dalam perang yang bukan milik mereka dengan paksaan yang begitu kejam. Dunia tidak boleh berpaling.

+1
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat menyedihkan dan memuakkan. Mengeksploitasi para migran rentan seperti ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.

0
Diterjemahkan otomatis

Diancam akan digang-rape untuk 'rela'... tingkat brutalitas itu sulit untuk dipahami.

0
Diterjemahkan otomatis

Tindakan Rusia benar-benar tercela. Menggunakan ancaman dan tipu daya untuk mengisi barisan mereka. Sungguh malang nasib orang-orang itu.

0
Diterjemahkan otomatis

Masa hidup 4 bulan... itu cuma mengirim laki-laki ke pembantaian.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar