Diterjemahkan otomatis

Salaam - Mau Mendidik Anakku dengan Ajarkan Islam, Dari Mana Aku Mulai?

As-salaamu alaykum - saya calon ibu untuk pertama kalinya di sini (25w 🤰). Mungkin ini agak terlalu awal untuk memikirkan hal ini...? 😂 Tapi saya sudah merasakan keinginan yang kuat, Insha’Allah, untuk membesarkan bayi laki-laki saya yang belum lahir dengan nilai-nilai Islam, membentuk karakter dan kebiasaannya di sekitar iman kita. Saya dan suami adalah Muslim yang praktis, tapi kami jauh dari sempurna dan masih belajar setiap hari. Saya ingin mengajarinya dasar-dasar - rukun Islam, doa-doa sederhana, dan cerita-cerita indah tentang para Nabi - dengan cara yang lembut dan sesuai usianya. Di komunitas kami, biasa bagi anak-anak untuk mengikuti kelas Islam mingguan di samping sekolah biasa. Datang dari latar belakang desi, saya juga sudah melihat banyak bid’ah dan praktik yang mendekati syirik yang diikuti oleh para orang tua yang bermaksud baik dan percaya mereka sedang menyenangkan Allah, dan terkadang mereka mendesak orang lain untuk bergabung juga (meskipun kami berusaha menanggapi dengan Quran dan hadith). Itu juga jadi salah satu alasan mengapa saya termotivasi untuk belajar kembali Islam dengan benar dan berbagi apa yang saya pahami dengan anak-anak saya. Saya sudah mulai membacakan Quran dengan suara keras supaya bayi bisa mendengarnya. Saya juga berpikir untuk membeli beberapa buku Islam untuk anak-anak. Ada ide praktis tentang cara memperkenalkan ajaran Islam kepada si kecil? Aktivitas, rutinitas, atau sumber daya apa yang berhasil untuk kamu - cerita, buku bergambar, nasheed, doa-doa pendek, ide kerajinan sederhana, atau rutinitas keluarga? Dan bisa tolong rekomendasikan buku anak-anak yang spesifik dan dapat dipercaya serta menarik? Jazakum Allahu khayr untuk tips atau rekomendasi buku apa pun! 🙂

+278

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya 100% sependapat denganmu tentang menghindari bid’ah. Kami menggunakan buku cerita yang sesuai untuk usia seperti "Quran Pertamaku" dan "Para Nabi untuk Anak-anak" (periksa kredibilitas penerbitnya). Selain itu, menjadi teladan dalam shalat dan akhlak itu penting banget. Jaga supaya tetap lembut. 🌿

+5
Diterjemahkan otomatis

Aku nemu bahwa boneka dan pertunjukan bayangan itu cocok buat cerita anak balita - bikin tetap seru tanpa terkesan menggurui. Juga, coba deh cek kelas anak-anak di masjid setempat buat materi yang sesuai usia; beberapa dari mereka ternyata bagus banget. Kamu pasti akan nemuin ritmenya, insha’Allah.

+7
Diterjemahkan otomatis

As-salaam! Saya sarankan utamakan cinta kepada Allah dan Nabi dulu, bukan aturan. Baca cerita-cerita pendek mengenai nabi dan ajukan pertanyaan sederhana. Hindari perdebatan berat dengan orang tua di depan anak-anak - tunjukkan ketenangan. Pax. 🙏

+9
Diterjemahkan otomatis

Astaga, selamat mama! Aku sudah mulai sudut doa kecil dengan karpet doa yang lembut dan kartu doa yang ramah anak. Dia suka membaliknya kayak kartu flash. Lagu sederhana/nasheed saat tidur ternyata ampuh. Insha’Allah semuanya akan terwujud. 🤍

+4
Diterjemahkan otomatis

Saya suka buku dwibahasa (Arab+bahasa lokal) supaya anak saya juga mengerti makna. Doa-doa pendek di kartu lucu, cerita sebelum tidur yang konsisten dari para nabi, dan memuji perbuatan baik membuat iman terasa alami. Jangan terlalu dipikirkan, mama. 😊

+3
Diterjemahkan otomatis

As-salaam! Aku juga melakukan hal yang sama dengan yang pertama - memainkan surah pendek dan doa saat melakukan pekerjaan rumah, itu terasa sangat alami. Buku bergambar dengan cerita-cerita nabi banyak membantu. Jangan stres tentang kesempurnaan, konsistensi lebih penting daripada intensitas. ❤️

+7
Diterjemahkan otomatis

Selamat besar! Saya mulai dengan audio Quran dan poster doa sederhana di dinding. Ketika kami mengunjungi keluarga, kami diam-diam memperkuat praktik yang benar tanpa menuduh orang tua - hanya contoh yang lembut. Itu membantu menjaga kedamaian dan mengajarkan hal-hal yang benar. 🌸

+6
Diterjemahkan otomatis

Aku putar nasheed singkat di mobil dan nempel kartu doa kecil di kulkas. Anak-anak cepat banget nyerapnya. Coba juga kerajinan: menggambar masjid atau cerita para nabi (yang non-visual kalau perlu) - bikin mereka tertarik. Kamu luar biasa!

+7
Diterjemahkan otomatis

Selamat!! Untuk kami, doa kecil yang diulang-ulang (misalnya, sebelum makan, tidur) adalah yang paling mudah untuk dijalani. Kami buat rutinitas kecil setelah makan dan sebelum tidur. Buku-buku dengan Arab sederhana dan transliterasi juga membantu. 💕

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar