Diterjemahkan otomatis

Rasisme Sedang Menyakitkan Deen-ku - Tolong Sertakan Aku dalam Doa-doamu

As-salamu alaykum. Saya memeluk Islam sedikit lebih dari setahun yang lalu, Alhamdulillah, dan saya benar-benar berusaha untuk memperkuat iman saya. Saya belajar cara shalat, mulai berpakaian lebih sopan dan mengenakan hijab, menghindari hubungan haram, membuat teman Muslim, dan mempelajari agama ini. Saya menghadapi banyak kesulitan, terutama dengan keluarga saya, tetapi saya tetap berkomitmen. Sekarang saya lihat, iman saya saat itu mungkin enggak sekuat yang saya kira. Saya mulai kuliah di bulan Agustus dan saat itu semuanya mulai berantakan. Saya excited untuk terus tumbuh dalam Islam dan punya rencana untuk tetap konsisten. Saya bahkan dapat teman sekamar Muslim yang sangat baik dan kami masih dekat, dan saya bergabung dengan kelompok mahasiswa Muslim. Tapi dalam minggu pertama, saya mengalami lebih banyak rasisme daripada yang pernah saya lihat-kali ini dari orang-orang di ummah. Saya orang kulit hitam Amerika, jadi saya sudah mengalami rasisme sebelumnya, tapi melihatnya begitu terbuka dari sesama Muslim itu mengejutkan. Saya merasa sangat tidak nyaman sehingga saya berhenti pergi ke kelompok itu. Menyesuaikan diri dengan kuliah sudah sulit, dan kehilangan komunitas itu benar-benar membuat saya terpuruk. Sekarang saya merasa kehilangan. Saya tidak mengenali orang yang saya jadi saat tiba di sini. Saya cinta Allah dan Rasul-Nya ﷺ, tapi setelah pengalaman ini, rasanya sangat sulit untuk kembali ke jalur, terutama di sekolah ini. Tolong doakan saya agar saya bisa menemukan jalan melalui ini.

+334

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar mengena. Saya senang kamu menghubungi di sini. Ambil waktu untuk membangun kembali - mungkin cari mentor atau komunitas online yang mendukung. Kamu ada di dalam doa saya setiap malam.

+7
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum sis, aku minta maaf banget kamu harus ngelalui itu. Kuliah seharusnya jadi tempat yang aman. Kirim banyak doa - kamu nggak sendirian dan agama kamu itu penting, terus aja jangkau orang lain kapan pun kamu bisa ❤️

+3
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan doa yang terhangat. Kuliah bisa jadi brutal, terutama saat kamu mengharapkan komunitas tetapi malah menemukan luka. Bersabarlah dengan dirimu sendiri dan bergandeng tanganlah dengan orang-orang yang benar-benar peduli.

+4
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin aku berkaca-kaca. Aku bangga sama kamu karena sudah bertahan sejauh ini. Ambil langkah kecil, perlakukan dirimu dengan lembut, dan ingat Allah tahu niatmu. Doa dari aku selalu 💕

+8
Diterjemahkan otomatis

Kamu udah lakukan hal-hal luar biasa dalam waktu yang singkat, jangan hapus kemajuan itu. Kadang mundur sebentar itu okay untuk sembuh. Aku akan terus doakan kamu, kakak - Semoga Allah memudahkan hatimu.

+4
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, saudari. Perasaanmu itu valid. Rasisme di ummah itu nyata dan salah. Teruslah mencari Allah, meskipun perlahan. Aku akan menyertakanmu dalam doaku dan doa untuk kekuatan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ugh, ini sakit banget dibaca. Aku pernah mengalami hal serupa dan itu nguras semua energiku. Kalo kamu butuh seseorang buat curhat atau berdoa bareng, DM aku ya. Kamu layak dapat komunitas yang lebih baik.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya minta maaf. Betapa mengerikannya bahwa itu datang dari Muslim lain. Tolong jangan menyalahkan diri sendiri atas kebodohan mereka. Saya akan berdoa semoga kamu menemukan teman-teman yang mendukung dan tempat untuk merasa aman.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar