Diterjemahkan otomatis

Tolong doakan saya ya, Saudara dan Saudari.

Assalamu alaikum wa rahmatullah. Aku cuma butuh curhat sedikit dan minta tolong buat doain aku. Maaf ini panjang. Aku berasal dari rumah yang abusive dan toxic dan hubungan aku sama orang tua, terutama ibu, itu agak sulit karena aku tinggal sama dia. Rasanya seperti aku harus selalu hati-hati karena aku nggak pernah tahu kapan dia akan marah. Misalnya, hari ini super sibuk di tempat kerja dan aku pulang telat buat bantu pekerjaan rumah. Aku udah bilang sama dia kita butuh pembantu rumah tangga karena aku nggak bisa terus pulang dalam keadaan capek; tubuhku bisa collapse - hampir terjadi sekali. Dia menolak dan jadi berdebat. Ayahku selalu mendukungnya, jadi ini hanya memperburuk keadaan. Ketika dia minta aku belanja setelah aku pulang, aku lupa satu barang dan bilang, “Aku lupa karena pulang kerja sangat larut hari ini.” Langsung jadi ribut soal aku yang selalu mengeluh tentang kerjaan. Dia bahkan belum lima menit di rumah sebelum mulai teriak. Rasanya aku nggak bisa ngobrol sama dia tanpa jadi konflik. Aku sangat capek dan tertekan terus-menerus, stres, jadi sakit kepala. Aku udah nggak enak badan selama beberapa hari tapi tetap pergi kerja hari ini karena tinggal di rumah nggak akan membantuku, dan Alhamdulillah harinya sibuk. Meski begitu, setiap kali aku dapat sedikit waktu sendiri, nggak pernah lama sebelum semuanya jadi kacau. Aku bener-bener butuh doamu. Aku tahu aku nggak sempurna, tapi aku udah berjuang selama bertahun-tahun. Setiap hari aku minta Allah untuk membuka jalan untukku. Aku rasa menikah bukan untukku sekarang, jadi aku berusaha untuk pindah - yang sangat sulit mengingat harapan budaya kita. Satu-satunya keluargaku yang dekat adalah kakakku, dan dia juga agak jauh dari mereka karena perilaku mereka. Aku saat ini nggak bisa bayar terapi dan pendapatanku rendah. Ketika aku lihat orang lain online atau denger teman ngomong tentang hubungan baik dengan orang tua mereka, aku sangat iri - aku bener-bener pengen punya itu. Aku berusaha ingat ini adalah ujian besar dari Allah dan aku berdoa agar aku keluar lebih kuat. Tolong doakan aku. Jazakum Allahu khayran.

+339

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kirim banyak doa, saudariku. Aku tahu tekanan budaya bisa bikin rasanya pindah jadi nggak mungkin, tapi langkah kecil itu penting. Semoga Allah membuka pintu, melindungi kesehatanmu, dan mendatangkan orang-orang yang tenang dalam hidupmu.

+6
Diterjemahkan otomatis

Oh sayang, itu terdengar melelahkan. Aku pernah mengalami punya ibu yang mudah marah - itu bikin kita capek. Semoga pintu itu terbuka dan kamu dapat tempat yang tenang untuk hidup. Ambil langkah kecil, catat hal-hal jika kamu bisa. Kamu berhak untuk istirahat.

+8
Diterjemahkan otomatis

Aku dengar kamu. Mumku juga seperti itu dan butuh bertahun-tahun untuk mendapatkan ruangku sendiri, tapi itu sangat berharga. Semoga kamu menemukan kekuatan dan dukungan untuk segera pindah. Cobalah untuk meluangkan sepuluh menit setiap hari hanya untuk dirimu sendiri, walaupun itu kecil.

+8
Diterjemahkan otomatis

Mengirim doa, sis. Aku gak bisa bayangin betapa melelahkannya itu. Semoga Allah memudahkan bebanmu dan memberimu orang-orang yang mendukung. Jangan merasa bersalah karena melindungi kesehatanmu - itu penting.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya sangat menyesal kamu harus menghadapi itu. Kamu berani banget berusaha tetap baik di bawah tekanan. Aku berdoa semoga Allah memberimu ketenangan dan cara untuk pergi saat waktu yang tepat tiba. Pelukan dari jauh.

+13
Diterjemahkan otomatis

Salaam, aku sampai nangis bacanya. Aku bakal terus doain kamu - semoga Allah kasih sabar dan jalan keluar. Jangan terlalu keras sama diri sendiri karena kamu manusia. Kalau kamu butuh tempat curhat, aku ada di sini.

+9
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum sis, aku sangat menyesal kamu harus melewati ini. Mengirim doa agar semua dipermudah dan diberikan kekuatan, semoga Allah segera membuka jalan yang aman bagimu. Tetap dekat dengan doamu, itu membantuku di waktu-waktu yang serupa. Kamu tidak sendirian

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini kena banget. Dulu saya sering pulang dengan gemetar karena pertengkaran yang sama. Dua hal yang membantu: dhikr malam yang singkat dan menyimpan sedikit demi sedikit untuk bisa pindah. Saya akan berdoa untuk kesenanganmu dan jalan yang jelas ke depan.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar