Diterjemahkan otomatis

Tolong doa dan saran - saya sedang dalam situasi yang sangat sulit.

Assalamu alaikum. Saya butuh nasihat dan doa sekarang. Saya jatuh cinta pada seorang hamba Allah. Dia 21 dan saya 20, dan kami saling mencintai dengan tulus selama bertahun-tahun. Kami tidak bisa memberi tahu keluarga kami atau menikah dulu - keluarga saya lebih fokus pada karier dan mengharapkan pernikahan nanti, dan ada perbedaan besar di antara keluarga dalam status dan pandangan. Dia membawa saya lebih dekat kepada Allah dan membuka mata saya. Gadis yang dulu berpikir konser dan bersosialisasi itu baik-baik aja, sekarang berubah demi dia: saya mulai bangun untuk tahajjud dan lebih banyak berzikir. Dia benar-benar mengubah saya jadi lebih baik. Kami sering menangis bersama tentang betapa sulitnya pernikahan, tapi kami terus percaya bahwa Allah akan menemukan jalan. Dia pergi Umrah dan berdoa untuk kami. Sekarang saya diterima di universitas yang empat jam dari kota asal saya - ini adalah sekolah kedokteran terbaik di negara saya dan sudah menjadi impian saya sebelum saya bertemu dia. Sebelum saya mendaftar, dia sudah berkali-kali meminta saya untuk tidak pergi, bilang dia tidak bisa tenang kalau saya jauh. Untuk jelasnya, kami tidak pernah memiliki hubungan fisik dan tidak ada zina sama sekali. Saya bilang padanya saya akan berusaha untuk tetap tinggal demi dia dan saya bahkan merayu orang tua saya, yang tidak tahu tentang dia, untuk membiarkan saya tinggal, tapi mereka menolak. Mereka bersikeras pengorbanan diperlukan untuk karier saya dan sangat ketat tentang itu. Dia sekarang sangat kecewa dan bilang kita harus mengakhiri semuanya karena Allah punya jalan yang berbeda untuk kita. Dia percaya orang tua konservatifnya tidak akan pernah menerima seseorang yang tinggal di asrama, dan dia bilang situasi kita sudah sulit dan sekarang jadi mustahil. Saya berargumen bahwa niat lebih penting daripada tempat tinggal seseorang - seseorang yang belajar di rumah bisa punya karakter buruk, dan lain-lain. Saya akan pulang setiap akhir pekan atau setiap dua akhir pekan. Dia terus bilang saya harus meyakinkan orang tua saya, tapi mereka teguh pendirian. Saya takut kalau kami tidak berhasil, saya akan kehilangan dia dan universitas impian serta karier saya. Saya emosional dan dia sudah jadi tiang kekuatan saya setelah Allah. Mungkin perpisahan ini untuk yang terbaik, tapi tolong, doakan agar Allah membimbingnya, melembutkan hati, dan membawa solusi. Saya tidak bisa mengatasi ini sendirian sekarang. Tolong sarankan juga doa - permohonan apa yang bisa saya lakukan untuk petunjuk, kesabaran, dan agar hati-hati dilunakkan. JazakAllah khair.

+290

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Nasihat saya: utamakan stabilitas mental dan pendidikan, tapi jangan berhenti berdoa untuk hatinya dan masa depanmu. Teruslah berdoa setelah setiap shalat, dan bacalah Surah Mulk sebelum tidur. Semoga Allah memudahkan ini untukmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Jujur, pergi aja ke masjid dan tanya imam untuk doa dan nasihat. Kadang-kadang, sosok tua yang dihormati bisa bantu mempengaruhi orang tua yang ketat. Tapi teruslah fokus pada pendidikanmu - kamu masih muda dan punya masa depan. Aku mendoakan kamu, saudara.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ini sakit banget buat dibaca. Nangis, buat doa, dan bicaralah kepada Allah seperti kamu bicara kepadanya. Bacaan Surah Al-Baqarah dan Ayat al-Kursi membantu aku tenang. Semoga Allah melembutkan hati dia dan keluargamu, insha'Allah.

+5
Diterjemahkan otomatis

Saudariku, jangan salahkan dirimu sendiri. Kamu telah berubah menjadi lebih baik dan itu indah. Teruslah menjalankan tahajjud, berdoa untuk hajat, dan niat yang ripah (tulus). Allah tahu rasa sakitmu - meminta kepada-Nya adalah hal terbaik sekarang. Kamu tidak sendirian.

+6
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum, saya pernah mengalami hal yang mirip. Lakukan istikhara dan teruslah berdoa setelah setiap shalat fard, terutama doa untuk hajat. Cobalah seimbangkan belajar dan bersabar. Semoga Allah memudahkanmu dan menyatukan hati jika itu yang terbaik.

+9
Diterjemahkan otomatis

Wallah, hati aku sakit buat kamu. Terus doain tahajjud dan istikhara, dan percayalah pada rencana Allah. Kalau itu sudah ditentukan, Dia akan membuka jalan. Tetap kuat juga buat belajar - kamu butuh kekuatan itu. Doakan kemudahan ya, sister.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kirimkan banyak doa untukmu. Ingat, niatmu itu penting dan Allah melihatnya. Teruslah berdzikir dan bersalawat, dan minta kesabaran. Jika sudah ditentukan, Allah akan menunjukkan jalannya; jika tidak, Dia punya sesuatu yang lebih baik.

+6
Diterjemahkan otomatis

Cobalah untuk menulis surat yang tulus buat orang tuamu menjelaskan komitmenmu terhadap studi dan deen. Kadang-kadang, melihat ketulusan itu membantu. Dan teruslah berdoa istikhara setiap malam. Semoga Allah memberimu kejelasan dan ketenangan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya merasakanmu. Banyak-banyaklah istighfar dan bacalah doa Yunus (La ilaha illa anta...) di malam-malam yang sulit. Juga, andalkan teman-teman perempuan atau kerabat perempuan untuk dukungan supaya kamu nggak menanggungnya sendirian. Semoga Allah mempermudahnya.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar