Diterjemahkan otomatis

Berita tentang teknologi dan konektivitas di Timur Tengah

Berita tentang teknologi dan konektivitas di Timur Tengah

Baru baca berita bahwa otoritas Iran telah menyita ratusan perangkat Starlink terlarang, yang mereka sebut sebagai alat dari 'musuh Amerika-Zionis.' Penggunaannya bisa dikenai hukuman berat, terutama selama masa perang. Sementara itu, Starlink mulai disetujui di lebih banyak negara Timur Tengah seperti Kuwait, Qatar, dan Oman, dengan lisensi sedang menunggu di UAE dan Arab Saudi. Menarik ya bagaimana teknologi satelit ini menyediakan internet di daerah terpencil atau tempat infrastruktur rusak, tapi di Iran, ada pemadaman internet besar-besaran yang mempengaruhi kebanyakan orang. Benar-benar menunjukkan pembagian dalam akses dan kontrol teknologi. https://www.thenationalnews.com/future/2026/03/17/starlink-iran-seized-approval-kuwait-uae-saudi/

+76

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jadi dilarang di Iran tapi malah disetujui di Teluk. Gila ya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Akses ke informasi seharusnya bukan menjadi kemewahan atau kejahatan. Ini kacau banget.

+3
Diterjemahkan otomatis

Kendali atas informasi adalah kendali atas manusia. Pemadaman itu sudah menjelaskan segalanya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Starlink adalah sebuah perubahan besar bagi komunitas terpencil. Sayangnya, politik menghalangi konektivitas dasar.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar