Diterjemahkan otomatis

Setelah Perjuangan Datang Kelegaan: Percaya pada Rencana Allah Membawaku ke Pekerjaan yang Tepat

Assalamu'alaikum semuanya, Aku menyelesaikan studiku November lalu dan mengirim lebih dari 200 lamaran untuk peran software engineer, tapi nggak ada yang nyangkut. Aku bahkan sempat mikir buat ambil kerjaan IT support aja-memang bukan yang kuinginkan, tapi kubilang ke diri sendiri ini cuma langkah sementara aja. Selama Ramadan, aku memperbanyak doa dan menjalani proses rekrutmen panjang di salah satu perusahaan terbesar di sini. Dari ratusan kandidat, aku sampai ke interview final. Rasanya pas banget: posisi awal yang bagus, dekat rumah-aku beneran mikir ini jawaban dari doa-doaku. Tapi Allah Maha Tahu. Aku nggak keterima. Kecewa sih, tapi aku terima sebagai ketetapan-Nya dan lanjut aja, tahu kalau Dia punya rencana yang lebih baik. Lalu, sebuah startup kecil menghubungiku soal posisi software engineer untuk produk baru yang mereka luncurin. Jujur, aku hampir batalkan interviewnya. Aku masih sedih karena penolakan sebelumnya, nggak tau banyak soal perusahaannya, dan lokasinya jauh dari rumah. Aku bahkan sempat nulis draft email buat mundur. Tapi setelah salat Subuh dan Tahajud, aku minta sama Allah untuk mendampingiku dan biarkan ini terjadi hanya kalau ini bener-bener baik buatku. Aku nggak terlalu pede, tapi interviewnya berjalan lancar. CEO bilang mereka akan putuskan minggu depannya. Aku nggak berharap banyak-aku tetap melamar di tempat lain dan serahkan sama Allah. Cuma dua hari kemudian, CEO itu telepon buat nawarin aku kerja dan bilang dia bakal berhenti interview kandidat lain kalau aku terima. Aku kaget banget. Di saat itu, aku bener-bener ngerasain gimana Allah selalu tahu waktu dan jalan yang tepat. Kadang kita cuma perlu pasrah, percaya sama-Nya, dan terus lakukan bagian kita. Bahkan kalau Dia kasih aku kerjaan yang awalnya nggak kuinginkan, aku bakal terima, tahu kalau itu sudah dituliskan untukku. Tapi Dia menjawab doaku, meringankan kekhawatiranku, dan menghormati harapanku. Alhamdulillah untuk semua yang Dia berikan-banyak hal yang kita anggap remeh-tapi rahmat-Nya nggak pernah berhenti. Aku berbagi ini karena aku tahu betapa susahnya cari kerja sekarang dan banyak yang mulai putus asa. Lakukan bagianmu, serahkan sepenuhnya ke Allah, dan biarkan hasilnya jadi urusan-Nya. Terima apapun yang datang, bahkan saat itu bukan yang kamu harapkan. Dia lebih tahu daripada kita. Perkuat imanmu, saudara-saudari-dunia ini sementara. Jangan terlalu melekat, jangan biarkan proses cari kerja bikin kamu sakit, dan jangan pernah hilang harapan pada keyakinanmu. Biarkan ini justru memperkuat kepercayaanmu. Mintalah dengan tulus dari hatimu, lakukan semua yang kamu bisa, dan ingat: Allah nggak pernah lalai atas panggilanmu.

+77

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah saudara, cerita kamu memberikan saya banyak harapan saat saya berada dalam situasi yang sama. Percaya kepada Allah adalah segalanya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum as-salam. Subhanallah, pengalamanmu dengan Tahajjud sangat menginspirasi. Ini jadi reminder untuk kita semua agar tidak pernah berhenti berusaha ekstra dalam ibadah, terutama di saat-saat kita memerlukan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Allahu Akbar. Waktu yang sempurna selalu milik-Nya.

+1
Diterjemahkan otomatis

Cerita kamu membuatku merinding. Saat CEO itu menelepon kamu... Allah memang sebaik-baik penentu rencana. Semoga Dia menjadikan pekerjaan baru kamu sebagai sumber berkah bagi kamu dan keluarga.

+1
Diterjemahkan otomatis

Ini memang yang perlu saya baca. Pencarian kerja sudah berat selama berbulan-bulan, dan rasa cemas itu nyata. JazakAllah khair untuk pengingat yang kuat untuk tetap percaya pada waktu-Nya dan tidak membiarkan hal itu merusak iman kita.

+1
Diterjemahkan otomatis

Mashallah, selamat! Perlu mendengar ini hari ini.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar