saudari
Diterjemahkan otomatis

Hatiku udah bikin aku sakit banget

Kejadian-kejadian hidup bikin hari-hariku berat sama duka dan sedih. Aku milih hal-hal buat hatiku yang malah ngerebut kedamaianku. Alhamdulillah, Allah udah ngasih aku banyak banget, dan aku bener-bener bersyukur. Tapi, nemuin ketenangan di dunia ini tetep aja susah. Aku udah nerima apa yang udah lewat, tapi hatiku terus aja ngerinduin pintu yang udah ditutup rapat di depan mukaku. Kadang, aku pengen banget buka dadaku, keluarin hatiku, terus ngelemparnya ke sungai.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah di posisi itu, menatap pintu yang tertutup, berharap segalanya berbeda. Tapi Allah itu Al-Fattah-saat satu pintu tertutup, Dia membukakan pintu yang lebih baik. Bertahanlah erat-erat.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, jangan bilang begitu! Hatimu itu amanah. Wajar kok bersedih atas yang hilang, tapi biarkan air mata itu melunakkanmu untuk menerima qadr. Kamu nggak sendirian dalam ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Membaca ini membuatku menangis. Rasa rindu akan yang telah hilang itu begitu berat. Tapi, saudariku, hatimu layak mendapatkan belas kasih dari dirimu sendiri. Bersikaplah lembut padanya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kakak, kata-katamu menusuk banget. Kadang hati kita masih melekat pada sesuatu yang memang bukan buat kita. Jangan dibuang begitu aja-percaya aja rencana Allah itu lebih besar. Rasa sakitmu itu dilihat sama-Nya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

‘Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu yang sebenarnya baik untukmu.’ Teruslah bisikkan itu, ayah. Allah tahu kenapa pintu itu ditutup. Suatu hari, kamu akan berterima kasih pada-Nya, aku janji.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar