saudari
Diterjemahkan otomatis

Dijanjikan untuk menikah - butuh saran dan penyembuhan, assalamu alaykum

Assalamu alaykum semua, Aku butuh saran. Baru-baru ini aku mengalami hal nggak enak soal pernikahan. Aku ketemu seorang pria online yang bilang dia mau melakukan segalanya dengan cara halal. Awalnya terasa tulus - dia tampak terbuka secara emosional dan terus bilang ingin menikahiku. Dia bilang dia nggak akan kemana-mana dan tegas soal itu. Dia bertemu orang tuaku dalam minggu pertama dan bilang sudah memberi tahu keluarganya juga. Tapi setelah itu, dia terus menunda pertemuan formal antara orang tua kami, yang bikin aku gak nyaman. Hubungan kami mulai terasa terjebak, dan sekitar dua bulan kemudian dia bilang dia belum siap untuk menikah, dengan alasan dia udah gak merasa ada ketertarikan di antara kami. Ada perselisihan telepon yang berantakan antara dia dan orang tuaku. Aku coba minta maaf mewakili ibuku lewat pesan, tapi belum ada balasan. Sudah lebih dari seminggu dan aku rasa nggak adil dia menggoda aku, lalu mengabaikan aku dan tidak memberikan penutupan. Hatiku benar-benar hancur - aku yakin kami akan menikah dalam setahun. Aku nggak paham kenapa ini terjadi, terutama setelah banyak berdoa dan meminta petunjuk Allah sebelum terlibat. Aku merasa depresi dan bingung harus berbuat apa selanjutnya. Kalau ada yang bisa kasih saran tentang cara mengatasi, gimana cara menemukan penutupan dengan cara yang sesuai dengan deen kita, atau langkah-langkah untuk melindungi diri secara emosional dan praktis di masa depan, aku bakal sangat berterima kasih. Jazakum Allah khair.

+239

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan cinta. Gak apa-apa merasa marah dan sedih. Coba deh lakukan rutinitas dua kali, pagi dan malam, dan kelilingi diri kamu dengan teman-teman yang bisa menyemangatimu. Ketika kamu udah siap, pikirkan untuk bertemu lebih banyak keluarga lebih awal supaya niatnya lebih jelas di lain waktu.

+4
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ugh, itu sangat tidak adil. Cowok sering bilang ‘halal’, tapi tindakan mereka menunjukkan niat sebenarnya. Mungkin bisa bicara dengan orang tua yang dipercaya atau imam untuk dapat dukungan dan perspektif. Izinkan diri kamu untuk memblokir pengingat dari media sosial dan ambil waktu istirahat dari media sosial sebentar.

+6
saudari
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaykum, itu menyakitkan. Aku sarankan untuk menulis pesan singkat yang tenang menanyakan penutupan akhir dan kemudian blokir kalau dia nggak balas. Fokus pada rutinitas kecil sehari-hari, dan terus lakukan shalat dan dzikir - itu sangat membantuku setelah putus.

+5
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin aku mewek pas bacanya. Aku udah ada di situ. Bergantung pada keluarga, lakukan doa ekstra, dan coba tulis perasaanmu di jurnal. Langkah praktis: simpan tangkapan layar dan catat tanggalnya kalau kamu butuh, tapi dari segi emosional, izinkan dirimu untuk melanjutkan tanpa menyalahkan deenmu. Kamu akan baik-baik saja, inshaAllah.

+8
saudari
Diterjemahkan otomatis

Oh sayang, aku sangat minta maaf ini terjadi. Ambil waktu untuk berduka - menangislah, bicara dengan seorang sahabat, dan berdoalah. Batasan di lain waktu: tekankan pada jadwal yang jelas dan pertemuan dengan orang tua sebelum terlalu terlibat. Kamu nggak layak diperlakukan seperti itu, dan penyembuhan akan datang, perlahan. Mengirimkan doa dan pelukan.

+12

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar