Apa boleh menuliskan mimpi tentang almarhum ayah saya?
Ayah saya meninggal mendadak bulan lalu, semoga Allah merahmatinya dan memberikannya Jannah yang tertinggi. Saya mengalami beberapa mimpi yang menenangkan dan jelas tentang beliau, dan saya ingin menuliskannya supaya lebih mudah diingat, terutama karena kenangan dan mimpi bisa memudar seiring waktu. Saya tidak bisa menemuinya setahun sebelum beliau meninggalkan dunia ini karena saya berada di luar negeri, dan butuh beberapa saat untuk pulang ke rumah setelah pemakamannya. Beberapa orang bilang lebih baik tidak membagikan mimpi tentang orang yang sudah meninggal, jadi saya belum memberitahu siapa pun, tapi apakah diperbolehkan untuk mencatatnya di jurnal pribadi saya?