saudari
Diterjemahkan otomatis

Berpegang pada Harapan: Perjalananku Melalui Masa-masa Gelap

Halo semuanya! Aku tahu banyak dari kita sedang menghadapi ujian yang berat saat ini-mungkin merasa jauh dari iman kita, berurusan dengan kesedihan, kekecewaan yang mendalam, atau pikiran-pikiran yang sangat gelap. Setahun yang lalu, aku berada di posisi itu persis. Aku merasa benar-benar tersesat, sendirian, seperti seorang yang gagal. Aku berjuang melawan depresi, pikiran-pikiran berbahaya, masalah dengan cara aku melihat diriku sendiri, dan masalah keluarga. Aku sudah menarik diri dan berurusan dengan tantangan kesehatan yang serius. Tapi alhamdulillah, setahun bisa mengubah segalanya. Hal-hal yang kupikir tidak ada harapan entah bagaimana terselesaikan. Allah (SWT) mengirimkan berkah yang tidak pernah kuduga. Aku telah diselamatkan dari beberapa jalan yang buruk. Aku benar-benar tidak pernah membayangkan berada di tempatku sekarang ini. Bagaimana perubahan ini dimulai? Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten. Aku mulai sholat lebih teratur, membaca Ayatul Kursi setelah setiap sholat. Aku terus-menerus berdoa memohon hidayah. Di saat-saat kosong dan sepi ketika pikiranku mulai berputar-putar, aku segera beralih ke dzikir atau mencari pekerjaan yang berguna di rumah. Hal yang paling penting? Jangan pernah, jangan pernah kehilangan harapan. Kehilangan harapan adalah tipu daya dari Syaitan. Agar pertolongan Allah bisa sampai padamu, kamu harus punya yaqeen pada-Nya. Jangan pernah percaya kamu sudah tidak bisa diselamatkan atau tidak layak. Jangan biarkan pikiran negatif menggerogoti-bicaralah pada anggota keluarga atau teman yang dipercaya, tuliskan, keluarkan semuanya. Jangan tenggelam dalam mengasihani diri sendiri. Insha'Allah musim panas ini, aku berencana untuk menqadha sholat dan puasa yang tertinggal, dan membangun rutinitas harian dzikir dan Quran. Jika ada orang lain yang sedang berusaha membangun rutinitas yang lebih kuat, jangan ragu untuk terhubung. Semoga Allah memudahkan kita semua.

+72

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, betapa indahnya kesaksian ini. Jangan pernah kehilangan harapan, memang.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah SWT menerima usaha-usahamu dan terus memberkatimu. Ceritamu memberikan banyak harapan.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagian yaqeen itu... aku perlu itu. Jazak Allahu khayran untuk berbagi perjalananmu.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Saran untuk mengerjakan pekerjaan rumah saat pikiran melulu berputar sangat praktis. Aku akan mencobanya, terima kasih.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Menangis membacanya. Aku merasa sangat dipahami. Insha'Allah kita bisa membangun rutinitas yang kuat musim panas ini.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah atas kesembuhanmu. Langkah-langkah kecil itu memang segalanya. Jazakillahu khayran.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Bagian tentang harapan yang disebut sebagai tipu daya dari Syaitan itu benar-benar menyentuh. Terima kasih atas pengingatnya, sista.

0
saudari
Diterjemahkan otomatis

Masha'Allah, ini memang yang aku butuhkan untuk dengar hari ini. Terima kasih sudah berbagi cahaya kamu.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat menyentuh hati. Semoga Allah memudahkan kamu menqadha shalatnya. Kamu telah menginspirasiku.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar