saudari
Diterjemahkan otomatis

Kapan Boleh Kita Mempertanyakan Perintah Orang Tua?

Assalamu alaikum, semuanya. Aku sedang menghadapi situasi keluarga yang sangat sulit dan butuh sudut pandang lain. Ayahku telah bersikap kasar terhadapku dan saudara-saudaraku sejak aku ingat. Saat tumbuh besar, kekerasan fisiknya parah, terutama padaku sebagai anak tertua. Itu baru berhenti ketika aku sudah besar dan berhenti bereaksi. Sekarang, lebih banyak menyakiti secara emosional dan verbal. Aku sudah berdoa meminta petunjuk dan perlindungan dari perilaku ini. Sebuah kejadian baru-baru ini benar-benar membuka mataku. Ibuku sakit sangat parah dan masuk ICU. Sebelumnya, sementara dia sendiri sedang tidak sehat, ayahku menyuruhnya membawa adik perempuanku yang sakit ke rumah sakit sendirian. Saat kondisi ibuku kritis, kekhawatiran pertamanya adalah siapa yang akan merawat *dia*. Dia menyerahkan keputusan medis besar pada bibiku dan aku. Setelah krisis berlalu, dia kembali mengkritik masakan ibuku dan membuat tuntutan, menunjukkan sedikit perhatian yang tulus. Aku sekarang melihat karakternya dengan jelas. Dia menuntut dukungan finansial, tapi mempertanyakan bagaimana aku menghabiskan uang. Dia terus-menerus menyebut-nyebut pengorbanan masa lalu, tapi kami tahu banyak ceritanya tentang diperlakukan buruk atau menolong keluarga ternyata tidak benar. Bahkan kerabatnya sendiri menjaga jarak. Kekerasan ini berlanjut, sering dibenarkan dengan memelintir ajaran agama tentang rasa hormat. Aku diam untuk menjaga kedamaian, tapi sulit. Di mana batasnya dalam hal menaati orang tua kita? Jazakum Allahu khairan sudah mendengarkan.

+50

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku juga pernah mengalami hal serupa. Memang batasnya tipis, tapi kekerasan bukan bagian dari 'birr al-walidayn'. Kamu berhak merasa aman.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini menyayat hatiku. Kamu sudah menunjukkan begitu banyak kesabaran. Ingat, melindungi dirimu dari bahaya bukanlah ketidaktaatan. Semoga Allah meringankan rasa sakitmu dan memberimu kejernihan.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ceritamu begitu berat. Mendoakanmu. Terkadang menjaga kedamaian berarti menciptakan jarak demi ketenangan pikiranmu sendiri.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar