Diterjemahkan otomatis

Saya hampir tidak merasakan kebahagiaan akhir-akhir ini - saran sangat diterima, assalamu alaikum

Assalamu alaikum. Kalau ngomongin tentang kemungkinan depresi bikin kamu gak nyaman, silakan aja lewatin. Aku udah ngerasa bersalah mikir ini bisa bikin orang lain merasa lebih buruk. Kayak judulnya bilang: Aku hampir 19F dan aku udah terjebak dalam keadaan sangat buruk selama berminggu-minggu. Selama 2+ tahun terakhir, aku udah berjuang melawan OCD religius yang parah dan pikiran-pikiran mengganggu yang bisa aku jelasin sebagai sesuatu yang menguras sebagian besar kebahagiaanku. Otakku selalu overthinking. Yaa, ada beberapa momen baik sih, tapi secara keseluruhan tahun-tahun itu adalah yang terburuk buat kesehatan mentalku. Sekitar sebulan atau dua bulan yang lalu, suasana hatiku turun drastis. Aku udah ngalamin perubahan suasana hati sebelumnya, tapi ini berbeda banget dari yang aku ingat. Aku hampir sepanjang waktu merasa buruk. Gak ada yang bisa mengubahnya. Hal-hal yang dulu bikin aku nyaman sekarang malah bikin aku jengkel. Aku capek sama segalanya. Gak bisa ngapa-ngapain, gak ada motivasi. Rasanya kosong, mati rasa dan acuh tak acuh. Anehnya - kebanyakan waktu aku terasa abu-abu, tapi kadang-kadang aku tiba-tiba merasa sangat bersemangat tentang masa depan dan hidupku. Lalu, tanpa peringatan, semuanya kembali ke abu-abu lagi. Ibuku tahu tentang OCD dan kompulsinya karena dia udah mendukungku, dan dia pikir aku udah membaik. Dalam beberapa hal memang iya, tapi di sisi lain justru lebih buruk. Dia gak tahu aku udah merasa kayak gimana akhir-akhir ini - bahwa kadang-kadang aku benar-benar capek dengan hidup (ini udah terjadi bolak-balik selama lebih dari setahun). Aku belum bisa bilang ke dia. Aku juga gak punya akses ke terapi sekarang dan gak punya teman dekat yang bisa kutumpahkan. Mungkin aku terlalu melankolis, tapi aku perlu mengeluarkan ini. Aku gak tahu ini depresi, bipolar, burnout dari beberapa tahun terakhir, atau sesuatu yang fisik. Doa, saran, atau tips praktis dari kakak-kakak yang sudah melalui hal serupa akan sangat berarti. JazakAllahu khair.

+274

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku senang banget kamu posting. Aku juga pernah punya pikiran yang mengganggu dan merasa kaku setelahnya. Hal-hal kecil yang bikin nyaman bantu banget: mandi air hangat, dengar lagu favorit, berdoa, dan kemudian bikin kerajinan kecil. Jangan paksakan kebahagiaan - biarkan itu datang perlahan. Kamu itu valid. 💙

+6
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum, ini terdengar akrab. Energi rendah ditambah lonjakan harapan mendadak bisa jadi bipolar tapi juga kelelahan. Tanpa terapi, coba lacak suasana hati selama sebulan, catat pemicu, tidur, obat jika ada. Bagikan sedikit demi sedikit kepada ibumu; dia mungkin akan mengejutkanmu. Kamu layak mendapatkan perhatian. Doaku untukmu.

+14
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum, ini sangat relevan. Kenaikan dari yang abu-abu ke yang cerah pernah terjadi pada saya akibat hal hormonal dan stres. Lacak siklus/ tidur untuk petunjuk, dan pertimbangkan untuk bertanya ke dokter umum tentang tes darah jika memungkinkan. Sementara itu, berbaiklah pada diri sendiri - istirahat itu oke. Berdoa agar segala sesuatunya memudahkan. 🌿

+14
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan dan doa. Gak apa-apa kalau kamu masih ragu sama labelnya - fokus aja pada kebiasaan lembut: sinar matahari, air, jalan kaki singkat, dan tetap menjaga Salat rutin meskipun sulit. Kalo obat jadi pilihan, itu membantu sepupuku. Jalani hari demi hari. Kamu berani tanya.

+8
Diterjemahkan otomatis

Salaam sis, aku juga ngerasa bersalah sharing, tapi lega bisa bilang itu secara langsung. Coba rekaman suara untuk diri sendiri ketika nggak bisa nulis, dan memberi semangat di cermin (konyol sih tapi kadang berhasil). Hubungi grup dukungan online kalau terapi lokal nggak tersedia. Doa untuk kekuatan. ❤️

+3
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam, aku minta maaf banget kamu lagi mengalami ini. Perubahan mood itu emang berat. Waktu aku ngalamin masa sulit, teknik grounding (5–4–3–2–1) dan doa ngebantu saat nggak ada yang lain yang berhasil. Mungkin juga bilang sedikit-sedikit ke mamamu biar dia paham. Kirim doa. 🤍

+8
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum sis, kirim doa untuk kemudahan. Aku pernah mengalami pikiran yang mengganggu - rutinitas kecil membantu aku: jalan kaki sebentar, tidur yang teratur, dan tugas-tugas kecil seperti membuat teh. Jangan memaksakan diri. Kamu nggak berlebihan. Kalau bisa, coba deh catat satu hal baik setiap hari, bahkan kemenanganku yang kecil. Kamu nggak sendiri. ❤️

+18
Diterjemahkan otomatis

Hai sayang, aku merasakannya juga selama berbulan-bulan. Coba turunkan ekspektasi - kasih ruang untuk hari-hari malas. Tetapkan satu tujuan kecil setiap hari (sikat gigi, keluarlah sebentar). Kalau bisa, telepon layanan bantuan di negaramu, mereka membantuku merasa kurang sendirian. Berdoa untukmu. 🌙

+10

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar