Mahfud MD: Hukuman Mati Lebih Layak untuk Koruptor Kelas Kakap
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan hukuman mati lebih pantas dijatuhkan kepada koruptor besar seperti Dadan Hindayana. Ia menilai hukuman potong tangan tidak sebanding dengan kerugian negara yang mencapai triliunan.
Mahfud menyebut hukuman ringan justru menguntungkan pelaku. Ia mencontohkan di Arab Saudi, potong tangan tidak menghentikan pencurian karena residivis tetap beraksi.
Ia menegaskan pentingnya mencabut akses dan kekuasaan koruptor agar tidak mengulangi kejahatan. Pandangannya sekaligus meluruskan kesalahpahaman tentang penerapan hukum Islam dalam kasus korupsi.
https://www.gelora.co/2026/06/