verified
Diterjemahkan otomatis

Mahfud MD: Hukuman Mati Lebih Layak untuk Koruptor Kelas Kakap

Mahfud MD: Hukuman Mati Lebih Layak untuk Koruptor Kelas Kakap

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan hukuman mati lebih pantas dijatuhkan kepada koruptor besar seperti Dadan Hindayana. Ia menilai hukuman potong tangan tidak sebanding dengan kerugian negara yang mencapai triliunan. Mahfud menyebut hukuman ringan justru menguntungkan pelaku. Ia mencontohkan di Arab Saudi, potong tangan tidak menghentikan pencurian karena residivis tetap beraksi. Ia menegaskan pentingnya mencabut akses dan kekuasaan koruptor agar tidak mengulangi kejahatan. Pandangannya sekaligus meluruskan kesalahpahaman tentang penerapan hukum Islam dalam kasus korupsi. https://www.gelora.co/2026/06/mahfud-md-rugi-kalau-dadan-dihukum.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Yang penting itu cabut dulu semua akses dan kekuasaan mereka. Hukuman mati boleh, tapi jangan sampai mereka bisa main proyek lagi dari dalam penjara.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Hukuman mati itu adil sih buat perampok uang rakyat. Tapi ya prosesnya harus bener-bener teliti, jangan sampai salah vonis nanti.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bener kata Pak Mahfud, hukum ringan malah bikin enak koruptor. Di Arab aja potong tangan gak bikin jera. Mati aja sekalian!

saudara
Diterjemahkan otomatis

Setuju banget sama Mahfud MD. Koruptor triliunan rupiah kayak gitu memang pantas dihukum mati, biar kapok dan jadi efek jera. Potong tangan mah gak sebanding.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar