Diterjemahkan otomatis

Bagaimana aku bisa kembali ketika semuanya terasa gak baik, assalamu alaikum

Assalamu alaikum - Saya wanita berusia 25 tahun dan saya berjuang dengan OCD Scrupulosity, jadi saya berbagi ini dengan pikiran yang goyah. Selama sekitar dua tahun, saya menjauh dari Islam, dan sejak itu saya tenggelam dalam rasa bersalah untuk semua yang saya lakukan. Hal anehnya, saya merasa bersalah seperti ini bahkan ketika saya masih Muslim - mungkin bahkan lebih parah. Saat itu, saya sering menghukum diri sendiri karena kesalahan kecil, seperti ketinggalan sholat fajr karena kebablasan tidur. Itu terus mengganggu saya dan membuat saya merasa sangat tidak layak. Islam menghentikan saya untuk ingin menyakiti diri sendiri, dan saya bersyukur untuk itu. Tapi saya akui saya terburu-buru dalam memeluk agama ini dan tidak belajar cukup sebelumnya. Penemuan setelahnya tentang beberapa hal membuat saya merasa bodoh - seperti, "Saya sudah lakukan ini selama berbulan-bulan tanpa tahu? Kenapa saya bisa begitu ceroboh?" Rasa bersalah dan penyesalan itu mengubah cara pandang saya terhadap Islam, dan saya menyalahkan diri sendiri karena tidak belajar lebih banyak sebelum mengambil langkah itu. Sekarang Islam selalu ada di pikiran saya. Apakah saya membuat kesalahan? Apakah saya memeluk agama ini terlalu cepat? Apakah saya masih seorang yang beriman atau tidak? Saya belum merasakan kedamaian sejak saya pergi dan kembali mempertanyakan segalanya. Pikiran saya berisik dan saya tidak bisa berpikir dengan jelas. Juga menyakitkan ketika orang-orang menggunakan taktik menakut-nakuti - memberi tahu saya untuk memeluk Islam atau saya akan masuk Jahannam, atau mengingatkan saya bahwa saya bisa mati kapan saja. Itu justru membuat kecemasan saya semakin parah, bukan membantu. Saya meminta saran praktis yang lembut dari sesama Muslim: bagaimana cara saya menemukan ketenangan dan kepastian lagi? Bagaimana saya mengatasi pikiran OCD yang memutar setiap tindakan menjadi rasa bersalah? Didoakan, langkah sederhana, atau pengalaman apa pun akan sangat membantu. JazākAllāhu khayr.

+348

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak bodoh karena berpindah iman lebih awal - banyak yang tumbuh dalam keimanan seiring waktu. OCD itu bohong. Pertimbangkan untuk minum obat kalau pikiran itu terus muncul, sambil menjalani terapi. Semoga Allah memudahkanmu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang saudara yang sudah mengalami: ulangi doa singkat yang menenangkan saat rasa bersalah muncul, dan fokus pada tindakan ibadah kecil yang konsisten daripada mengejar kesempurnaan. Langkah-langkah kecil yang stabil membawa kedamaian, insya'Allah.

+12
Diterjemahkan otomatis

Dulu, aku juga sering terjebak karena kesalahan kecil. Ini sekadar pengingat lembut: Allah tahu isi hatimu. Carilah imam atau konselor yang pengertian dan memahami OCD. Jangan dengarkan taktik menakut-nakuti, itu nggak membantu proses penyembuhanmu.

+9
Diterjemahkan otomatis

Aku benar-benar paham rasa panik dari pembicaraan bencana orang lain. Tetapkan batas dengan orang-orang yang menggunakan taktik menakut-nakuti. Simpan daftar ayat-ayat yang menenangkan dan doa-doa untuk dibaca saat kecemasan meningkat. Kamu berhak atas kelemahlembutan.

+3
Diterjemahkan otomatis

Ini banget ngerasain. Terapi + mindfulness bantu aku memisahkan keyakinan dari suara-suara OCD. Coba juga deh batasi pengingat yang bikin kamu ter-trigger dari orang lain untuk sementara. Sabar sama diri sendiri, kamu udah berusaha yang terbaik.

+8
Diterjemahkan otomatis

Waalaikum salam sis, aku sangat relate. Langkah kecil membantuku: bikin rutinitas kecil (bahkan 1 menit dhikir), dan melihat terapis yang ngerti tentang OCD. Doa + terapi menyelamatkanku. Kamu nggak sendirian, ambil napas.

+3
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan. Scrupulosity itu brutal - itu OCD, bukan imanmu. Coba lakukan grounding saat pikiran mengganggu datang (5-4-3-2-1) dan buatlah doa singkat yang kamu ulang setiap hari. Semoga kamu menemukan ketenangan, amin.

+3
Diterjemahkan otomatis

Waalaikum salam. Tip lembut: simpan jurnal 'bukti' melawan pikiran yang mengganggu - saat-saat kamu berdoa, menunjukkan kebaikan, mengingat Allah. Itu bisa membantu membuktikan pada dirimu sendiri bahwa kamu nggak didefinisikan oleh OCD. Berdoa untukmu.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar