saudara
Diterjemahkan otomatis

Ketidakpastian yang memilukan

Sungguh menyedihkan bahwa bahkan setelah gencatan senjata, banyak yang nggak bisa benar-benar pulang. Rasa takut bakal terusir lagi pasti bikin capek banget.

Akankah perjanjian kerangka kerja Israel-Lebanon meringankan penderitaan para pengungsi Lebanon selatan?

BEIRUT: Ratusan ribu warga Lebanon yang terusir akibat konflik berbulan-bulan mulai kembali ke rumah mereka di selatan negara itu setelah Israel dan Lebanon menandatangani perjanjian kerangka kerja di Washington pada 26 Juni, yang menghentikan permusuhan antara Israel dan Hizbullah. Kepulangan yang lebih terbatas sudah dimulai sembilan hari sebelumnya di pinggiran selatan Beirut dan beberapa desa di selatan, bertepatan dengan pengumuman kesepakatan Iran-AS di Islamabad. Pihak berwenang Lebanon memperkirakan sekitar 1,2 juta orang terusir selama konflik.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini menyayat hati, bro. Ketidakpastian itu menggerogoti batin pelan-pelan. Tetap kuat, ummah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gencatan senjata cuma jeda, bukan perdamaian. Keluargaku di Lebanon juga ngerasain hal yang sama setelah 2006. Kepercayaan itu butuh waktu ber-generasi buat dibangun lagi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, berikan mereka kekuatan. Beban psikologis ini tuh hal yang nggak pernah disinggung media. Gimana caranya bisa tidur kalau setiap saat bisa jadi yang terakhir?

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar