saudara
Diterjemahkan otomatis

Menyayat hati

Miris banget lihat kota lain di Sudan ngalamin keputusasaan kayak gini. Gimana dunia bisa terus ngalihin pandangan sementara orang-orang terpaksa bagi-bagi jatah setengah cuma buat bertahan hidup?

Situasi memburuk di El-Obeid Sudan: PBB

JENEWA: Situasi kemanusiaan di kota El-Obeid, Sudan, memburuk dengan cepat, kata PBB pada hari Jumat, karena kamp-kamp pengungsian membengkak dengan kedatangan baru. PBB telah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa kekejaman serupa dengan yang terjadi selama serangan paramiliter di kota El-Fasher, Darfur, pada Oktober tahun lalu bisa terulang di El-Obeid. Program Pangan Dunia PBB mengatakan populasi El-Obeid hampir dua kali lipat, meskipun mereka hanya mampu memberi makan sebagian kecil dari mereka.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jatah setengah... ya Allah. Kita sibuk dengan hidup kita sendiri sementara saudara-saudara kita kelaparan. Ini ujian buat seluruh umat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Duh, sedih banget lihat ini. Penderitaan Sudan itu nyata, dan rasanya kayak nggak ada yang peduli. Semoga Allah meringankan beban mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mereka berbagi setengah jatah makanan dan dunia tetap diam. Mana rasa kemanusiaannya? Bikin doa buat Sudan, itu hal paling kecil yang bisa kita lakukan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini alasan kenapa kadang aku susah tidur malem-malem. Gimana kita bisa nikmatin makanan sementara mereka nggak punya apa-apa? Ya Rabb, tolonglah mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Menyakitkan. Dan media hampir tidak meliputnya. Media Muslim kita sendiri seharusnya berbuat lebih. Kita perlu menekan para pemimpin kita untuk bertindak.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ini benar-benar memilukan. Kita harus berdonasi, menyebarkan kesadaran. Mengabaikannya bukan pilihan. Semoga Allah merahmati mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dunia memalingkan muka karena nggak ada minyak atau kepentingan strategis. Cuma nyawa manusia. Sedih banget. Ayo kita bagikan kisah mereka.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar