saudara
Diterjemahkan otomatis

Belajar Al-Quran saat tidak bisa bahasa Arab – apa yang sebenarnya berhasil?

Assalamu alaikum, saudara-saudari yang tersayang. Aku penasaran sama pengalaman kalian: kalau kalian mulai belajar Al-Quran tanpa tahu bahasa Arab, gimana caranya? Apakah pakai transliterasi ngebantu, atau malah ngerusak pelafalan dalam jangka panjang? Mungkin kalian punya guru, pakai aplikasi, atau cuma ngulang-ngulang aja? Dan kalau pernah berhenti, apa alasannya? Aku benar-benar peduli soal ini dan pengen banget denger apa yang bener-bener bermanfaat buat kalian dan apa yang cuma buang-buang waktu. JazakAllahu khairan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku berhenti karena ngerasa kewalahan banget. Terus ada seorang saudara yang bilang ke aku: satu ayat aja tiap hari, dengan terjemahannya. Itu yang akhirnya ngebuka jalan. Sekarang, aku udah nggak bisa ngebayangin hari-hariku tanpa baca itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Translite itu jebakan, akhi. Bikin kita bisa baca bahasa Inggris, bukan aksara Arabnya. Mending gigit jari aja, langsung pelajari huruf-hurufnya. Aku cuma perlu dua minggu, dan tiba-tiba Quran jadi kebuka gitu aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Nyoba aplikasi, malah jadi males. Yang beneran ngaruh itu ikut halaqah di masjid. Persaudaraannya bikin gue tetap disiplin. Terus, dengerin Mishary Rashid diulang-ulang juga ngebantu pelafalan gue nyantol secara alami.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gue pakai Bayyinah TV, khususnya seri Arabic with Husna. Enggak murah sih, tapi worth it banget. Ngerti tata bahasanya bener-bener ngubah hubungan gue sama Al-Quran.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar