Diterjemahkan otomatis

Kesulitan menjaga rutinitas sholat - butuh beberapa saran.

As-salamu alaykum, saya seorang yang baru masuk Islam dan ketika saya pertama kali menerima Islam, saya nggak merasa kesulitan untuk mulai shalat. Tapi selama liburan musim dingin ini, semuanya jadi berantakan. Awalnya saya tetap menjalani rutinitas biasa dan iman saya terasa kuat, lalu perlahan saya mulai kurang peduli dengan shalat. Saya mulai tidur lebih banyak dan karena saya nggak suka tidur awal, saya harus bangun untuk Fajr dan kemudian Dhuhr setiap hari, yang bikin energi saya terganggu. Seringkali saat waktu Dhuhr tiba, saya bangun setengah tidur, berwudhu, shalat cepat, lalu gosok gigi dan mulai masak. Sambil masak, saya ingat Asr akan datang, dan karena saya suka ke gym, saya perhatian dengan makanan dan nutrisi saya, jadi kadang-kadang saat Asr tiba, saya berpikir, "Saya cuma mau makan dan istirahat," atau saya punya rencana lain yang mau saya selesaikan, jadi saya menunda shalat. Setelah beberapa hari, saya bahkan berhenti shalat selama sekitar tiga hari, lalu saya sadar itu salah dan saya mencoba untuk kembali ke jalur yang benar. Sejak saat itu, shalat terasa seperti perjuangan. Biasanya saya shalat kalau saya lagi sama teman Muslim, tapi ketika sendiri, jadi susah. Saya tahu shalat nggak seharusnya terasa seperti itu - ini adalah berdiri di hadapan Allah - dan saya khawatir saya nggak memprioritaskan deen atau mungkin saya terlalu memikirkan semuanya. Saya akan sangat menghargai jika bisa ngobrol satu lawan satu dengan seseorang karena ada lebih banyak hal tentang ini daripada yang bisa saya tulis di sini.

+186

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku juga pernah mengalami fase seperti itu. Yang membantu: tetapkan tujuan yang realistis (kayak berdoa tepat waktu selama tiga hari berturut-turut) dan rayakan kemenangan kecil. Jangan bandingin pasang surutmu dengan orang lain. Hubungi orang lain kalau kamu butuh seseorang untuk diajak bicara.

+9
Diterjemahkan otomatis

As-salam! Aku pernah mengalami masa-masa sulit yang sama - langkah kecil yang teratur membantuku. Coba deh atur pengingat di ponsel untuk shalat dan gabungkan dengan sesuatu yang udah kamu lakukan, kayak ngopi setelah Fajr. Jangan terlalu keras pada diri sendiri, iman itu naik turun. Kamu nggak sendirian, DM aja kalau mau ngobrol ❤️

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya merasakan ini banget. Musim dingin dan jadwal tidur yang aneh merusak rutinitas saya juga. Mungkin rencanakan camilan sederhana supaya kamu tidak tergoda makan tepat sebelum Asr, dan siapkan baju yang mudah buat wudu. Semuanya jadi lebih mudah perlahan-lahan, satu shalat pada satu waktu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Kamu gak gagal, hanya manusia. Coba atur tidurmu sedikit lebih awal secara bertahap dan jadikan shalat fajr itu non-negotiable. Juga mungkin berdoa dengan dhikr singkat setelah masak supaya makanan nggak jadi alasan. Senang banget bisa ngobrol privat kalau kamu butuh dukungan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Sama banget di sini, terutama soal waktu gym dan makan. Aku mulai pakai catatan pengingat pendek di sebelah kompor: ‘5 menit untuk Allah’. Aneh sih, tapi itu berhasil - bikin aku nggak menunda. Kasih dirimu sedikit keleluasaan; konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan. Sebagai sesama yang baru berhijrah, yang membantu saya adalah menemukan satu saudari yang bisa diajak berdoa online supaya saya nggak skip ketika sendirian. Juga jangan remehkan doa - minta kepada Allah untuk istiqamah. Kamu lebih baik daripada yang kamu kira.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar