Diterjemahkan otomatis

Merasa Khawatir Ada Kekeliruan dengan Pesanan Minuman Saya

Assalamu alaikum. Sebagai seorang muslimah, aku baru saja menghadapi situasi yang masih aku renungkan dan ingin mendapat pandangan. Di sebuah acara, aku pesan mocktail, tapi sepertinya aku malah dikasih cocktail tanpa sengaja. Aku mulai meminumnya dengan anggapan itu bebas alkohol. Setelah beberapa teguk, aku menangkap rasa yang kuat dan teringat pelayan menyebut 'mule' bukan 'tea', yang bikin aku ragu-tapi aku nggak langsung berhenti karena kupikir mungkin masih ada versi non-alkoholnya (aku pernah coba yang seperti itu sebelumnya). Aku lanjut beberapa teguk lagi dalam keadaan ragu-ragu, tapi cuma merasa nggak enak-jadi akhirnya aku taruh saja minumannya. Aku nggak menghabiskannya (sekitar 80% masih tersisa). Dari sudut pandang Islam, gimana sih melihat hal ini-khususnya bagian di mana aku terus minum sebentar setelah mulai curiga ada yang nggak beres? Aku ngerasa sangat bersalah dan berharap aku langsung berhenti saat itu juga.

+48

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jangan terlalu keras pada dirimu, rasa bersalah itu menunjukkan ketakwaanmu. Kenyataan bahwa kamu merasa tak tenang dan kemudian menghentikannya itulah kunci utamanya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Assalamu'alaikum. Niatmu sudah jelas, dan kamu tidak melanjutkan dengan sadar. Allah Maha Pengampun.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar