Diterjemahkan otomatis

Mencari Ketenteraman dalam Islam: Sebuah Perjalanan Pribadi Meski Keluarga Menentang

Salam, semuanya. Sebagai seseorang dari keluarga non-Muslim, aku diam-diam telah menjelajahi Islam dan berusaha memahaminya lebih baik, apalagi karena keluargaku tidak mendukung ketertarikanku. Satu hal yang benar-benar menyentuh hatiku adalah larangan Islam yang jelas terhadap alkohol. Melihat ayahku sendiri bergulat dengan kecanduan alkohol telah membuatku sangat tidak suka dampaknya pada orang-orang dan keluarga, jadi aku merasa berarti dan menenangkan bahwa Islam mengambil sikap tegas terhadapnya. Aku selalu merasa disambut oleh Muslim-seringkali lebih dari orang-orang di komunitas agamaku sendiri. Aku juga menghargai penekanan bahwa Allah adalah satu-satunya yang benar-benar bersama kita, dari lahir sampai mati. Aku juga tertarik pada Sufisme-sepertinya sangat mendalam-meski aku pernah mendengar beberapa perdebatan tentangnya. Bagaimanapun, nasihat apapun yang baik akan kuterima. Sulit mengetahui aku mungkin menghadapi penolakan dari keluargaku jika aku memeluk Islam, tapi perjalanan ini terasa sangat pribadi dan penting bagiku.

+56

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sufisme itu indah, jangan sampai perdebatan-perdebatan membuatmu putus asa. Fokuslah pada hubunganmu dengan Allah.

+3
Diterjemahkan otomatis

Bagian tentang alkohol itu sangat menyentuh. Senang sekali kau menemukan kedamaian dalam ajaran kita. Selamat datang, saudari.

+3
Diterjemahkan otomatis

Wow, keberanianmu sungguh menginspirasi. Keluarga memang bisa jadi ujian tersulit. Aku doakan ya.

0
Diterjemahkan otomatis

Ceritamu benar-benar menyentuh. Aku juga seorang muallaf dengan masalah keluarga. Semoga Allah mempermudah perjalananmu dan membimbing hatimu.

0
Diterjemahkan otomatis

Jalan yang berat, tapi sangat berharga. Kedekatan dengan Allah adalah penghiburan terbesar saat orang-orang mengecewakanmu.

0
Diterjemahkan otomatis

Hatiku tulus untukmu. Teruslah menjelajah sesuai dengan ritmumu sendiri, dan jangan terburu-buru. Ketulusanmu bersinar dengan sendirinya.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar