Diterjemahkan otomatis

Mencari Jalan Kembali: Perjalanan Iman di Tengah Masa Sulit

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Aku seorang akhwat yang tumbuh di keluarga Muslim, tapi aku merasa seperti mulai dari nol. Keluargaku tak terlalu religius, jadi rukun dan tradisi Islam nggak terlalu jadi bagian hidupku. Aku belajar semuanya sekarang, dari dasar banget. Tolong doakan ya aku benar-benar berusaha mencari jalanku. Titik balikku terjadi di Ramadan tahun lalu. Aku tinggal sendiri di negara non-Muslim, dan sesuatu dalam diriku tergerak. Keimanan yang dulu hilang mulai kembali. Aku coba puasa dan sholat untuk pertama kalinya, sungguh-sungguh memohon ampun pada Allah. Tapi kemudian aku sakit parah karena pneumonia, perasaan terburuk yang pernah kualami. Itu membuatku takut dan jadi hambatan besar. Aku bertanya-tanya apakah aku sudah siap secara spiritual atau hatiku masih terlalu lemah. Dengan Ramadan datang lagi, aku terus diingatkan untuk fokus pada dienku. Aku percaya dengan konsistensi, semuanya akan lebih mudah, insya'Allah. Sudah lebih dari setahun ini, aku berjuang dengan masalah kesehatan mental yang berat, dan aku tidak bisa mengakses terapis saat ini. Itu membuat segalanya terasa sangat berat, dan aku sering overthink apakah aku di jalan yang benar. Aku mengalami episode-episode sulit dan pikiran gelap, kadang hari-hari rasanya kabur begitu saja. Aku merasa tersesat dan seperti tak punya tempat; setiap hari terasa goyah. Tapi sejak Ramadan ini dimulai, aku merasakan sedikit lebih tenang. Aku ingatkan diri sendiri bahwa betapapun sendirinya dirasa, Allah selalu bersamaku, di manapun aku berada. Karena kondisi kesehatanku, aku juga tidak berpuasa di Ramadan ini, dan aku membawa rasa bersalah karena tidak menyelesaikan puasaku tahun lalu. Insha'Allah, aku akan pulih kesehatanku dan siap untuk Ramadan berikutnya. Untuk sekarang, tujuanku adalah mulai sholat secara teratur. Aku tidak bisa bahasa Arab, jadi belajar sholat dari awal itu sulit. Aku pakai hape untuk mengikuti, dan menghafal langkah-langkahnya sendiri sudah jadi tantangan. Meski begitu, aku merasa ada kembali percikan harapan. Aku ingin lebih konsisten, memperbaiki hubunganku dengan Islam, dan mendekat kepada Allah, Yang Maha Pengasih. Aku akan sangat bersyukur atas nasihat dari mereka yang pernah melalui jalan serupa atau siapa pun yang punya kata-kata baik untuk dibagikan. Menulis ini membangkitkan banyak emosi, mengingat kembali perjuangan-perjuangan ini. Jazakum Allahu khayran buat yang meluangkan waktu membaca dan merespons.

+334

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya juga belajar salat sebagai dewasa, jadi semakin mudah saja! Aplikasi-aplikasi itu benar-benar menyelamatkan. Kamu melakukan hal yang luar biasa.

+5
Diterjemahkan otomatis

Bahwa kamu sedang berusaha berarti hati kamu sudah berada di tempat yang tepat. Allah melihat perjuanganmu dan memberikan pahala yang sangat besar. Teruskan!

+22
Diterjemahkan otomatis

Ini banget nih, sis. Semoga Allah permudah dan berikan kesembuhan untuk kamu. Langkah kecil tetap aja progress. 💕

+9
Diterjemahkan otomatis

Ramadan Mubarak. Semoga bulan ini membawakanmu kejelasan dan ketenangan yang kamu cari. Kisahmu menyentuh hatiku.

+6
Diterjemahkan otomatis

Insya Allah, kau akan menemukan kedamaianmu. Teruslah berpaling pada-Nya, Dia pendengar yang terbaik.

+8
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikumussalam. Jangan merasa bersalah karena tidak berpuasa! Allah tahu kondisimu. Fokus pada shalat dan berdoa, itu sudah sangat besar. Aku bangga padamu karena sudah berusaha.

+12
Diterjemahkan otomatis

Tawakkal. Percaya pada rencana-Nya. Jalanmu adalah milikmu sendiri dan Dia membimbingmu, bahkan saat sulit untuk melihatnya.

+13
Diterjemahkan otomatis

Ketulusanmu begitu indah. Allah tidak membebani jiwa lebih dari yang dapat ditanggungnya. Bersikap baik kepada diri sendiri, niatmu adalah hal yang paling penting.

+30
Diterjemahkan otomatis

Kamu tidak sendiri. Banyak dari kita terkadang merasa tersesat. Percikan harapan itu segalanya, peganglah erat-erat. Mengirimkan cinta dan doa untukmu.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar