Sosok X Disebut Terkait Aturan Lepas Hijab di UNHAN, Arahan Saat Menjabat Menteri Pertahanan
Seorang kadet mahasiswa Universitas Pertahanan (UNHAN) RI, A Wafa Ahdina, mengungkapkan pengalamannya terkait ketentuan melepas hijab bagi mahasiswi. Dalam unggahan di media sosial, Wafa menyebut seorang pejabat-yang identitasnya disamarkan sebagai "xxx"-disebut sebagai pihak yang mengarahkan aturan tersebut saat menjabat sebagai menteri pertahanan.
Wafa menceritakan bahwa ia bertanya kepada seorang staf mengenai dasar aturan lepas hijab saat penandatanganan kontrak pada 24 Juni 2025. Staf tersebut menyatakan bahwa ketentuan itu merupakan arahan "xxx" dan tidak ada aturan tertulis. Wafa juga menyoroti bahwa kadet dari Palestina diizinkan mengenakan hijab sebagai pengecualian.
Setelah dinyatakan lulus seleksi, Wafa memilih mengundurkan diri karena tidak bersedia melepas hijab. Ia menegaskan bahwa hijab adalah kehormatan bagi muslimah dan berharap aturan terkait hijab di UNHAN diperjelas secara tertulis, termasuk pemberitahuan sejak awal pendaftaran.
Hingga kini, unggahan Wafa telah viral dengan lebih dari 7.900 tanda suka dan menuai dukungan warganet. Pihak UNHAN belum memberikan klarifikasi resmi terkait cerita tersebut.
https://www.gelora.co/2026/08/