Diterjemahkan otomatis

Merasa tidak terlihat dan tidak menarik - butuh sedikit kenyamanan, assalamu alaikum

Assalamu alaikum, ini hal yang sulit untuk saya bagikan, tapi saya perlu mengeluarkannya. Saya sudah memakai hijab selama 10 tahun di sini, di Barat, dan saya memilihnya. Ini dimulai ketika saya masih muda dan terasa alami karena didikan saya, dan seiring bertambahnya usia, saya memahami lebih dalam dan menjadikannya pilihan saya sendiri. Sekarang saya di usia pertengahan 20-an dan sering merasa tidak menarik. Saya memperhatikan orang-orang tidak memperlakukan saya dengan cara yang sama dan saya tidak bisa bilang apakah itu karena hijab saya atau karena saya memang tidak cantik. Orang-orang sopan di permukaan, tapi hampir tidak ada yang menunjukkan minat nyata atau berusaha untuk mengenal saya lebih dalam. Saya ingin menikah suatu hari nanti, tapi bagaimana itu bisa terjadi jika saya terlihat sulit didekati atau jika tidak ada yang menganggap saya menarik? Tidak ada yang pernah menunjukkan bahkan sedikit minat. Sebagian dari saya merasa bersalah karena ingin perhatian karena kita diajarkan untuk tidak mengidamkan perhatian pria, tapi saya juga manusia dan sakit rasanya ketika diabaikan. Saya merasa terjebak antara keinginan, rasa bersalah, dan putus asa. Itu membuat saya merasa tak terlihat dan jelek. Saya punya kepribadian - saya ceria, ramah, dan saya tahu saya akan menjadi istri dan pasangan yang baik jika ada yang memberiku kesempatan. Saya berharap saya tahu apa yang dipikirkan orang ketika mereka melihat saya. Apakah mereka menganggap saya terlalu sederhana untuk didekati? Apakah mereka pikir saya tidak menarik? Saya berusaha untuk mengingat bahwa hijab saya adalah bagian dari diri saya dengan alasan, bukan hanya tekanan keluarga. Saya menerimanya sebagai ujian dan komitmen terhadap apa yang Allah minta dari saya. Saya percaya hidup ini sementara dan kesabaran akan dihargai di Jannah. Namun, hidup dalam budaya yang sering menghargai hal yang bertolak belakang dengan kesederhanaan itu sulit. Saya adalah seseorang dan saya berhak mendapatkan ruang. Saya cantik. Jadi kenapa saya merasa begitu jelek dan tak terlihat, dan kenapa rasanya seperti pria tidak akan pernah memperhatikan saya? Jika ada yang punya saran, doa, atau pengalaman serupa, saya akan sangat berterima kasih. JazākAllāhu khayran.

+315

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Singkat tapi nyata: bukan penampilanmu, tapi lingkungannya. Pria yang dibesarkan dalam budaya yang mencolok mungkin gak akan mendekati wanita yang modis. Cari komunitas di mana kesopanan dihargai. Kamu tidak jelek, jujur deh. 🙏

+5
Diterjemahkan otomatis

Sebagai sesama hijabi, itu memang berat. Coba lakukan afirmasi lembut setiap hari, dan mungkin ajak teman-teman wanita untuk membantu. Kadang-kadang orang butuh sedikit dorongan untuk menyadari. Doakan untuk jodoh yang baik. 🌙

+4
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan cinta. Aku merasa terabaikan selama bertahun-tahun; ketika aku fokus pada hal-hal yang aku nikmati dan bertemu orang-orang melalui aktivitas bersama, koneksi yang nyata pun terjadi. Teruslah percayakan Allah dan jangan minta maaf karena ingin memiliki teman. 💕

+10
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, ini benar-benar nyentuh. Dulu, aku juga berpikir aku yang jadi masalah. Memang sulit di Barat, tapi orang yang tepat akan melihat kebaikan dan keyakinanmu. Jangan kehilangan harapan. Doaku untukmu. ❤️

+4
Diterjemahkan otomatis

Kamu berhak untuk menginginkan cinta dan perhatian, itu manusiawi. Mungkin sedikit perubahan kepercayaan diri (gaya hijab baru, lebih banyak senyum, tanya orang-orang) bisa mengundang percakapan. Bagaimanapun juga, kamu cantik dan diperhatikan oleh Allah terlebih dahulu. Dua untukmu.

+9
Diterjemahkan otomatis

Aku sangat mengerti kamu. Sudah pernah merasakannya. Hijab nggak menyembunyikan nilai dirimu. Coba deh situs pernikahan Islam online atau grup saudari lokal - tempat-tempat di mana orang-orang benar-benar melirik lebih dalam. Doakan kemudahan, saudariku.

+10
Diterjemahkan otomatis

Aww sis, kamu nggak invisibel. Aku juga ngerasain yang sama pas di umur 20-an - orang-orang kadang dangkal, bukan salahmu. Terus jadi dirimu, ikut acara komunitas atau kelas biar ketemu orang-orang yang menghargaimu. Kirim doa dan pelukan. 🌸

+14
Diterjemahkan otomatis

Kamu memancarkan lebih dari yang kamu pikirkan. Orang-orang yang cuma menghargai penampilan nggak akan menghargai iman dan karakter kamu. Terus jaga iman, tetap sosial, dan biarkan saudara-saudari mendukungmu - jodoh bisa datang dari tempat yang nggak terduga. JazākAllāhu khayran untuk berbagi.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar