Diterjemahkan otomatis

Merasa Diuji Melebihi Batas Kemampuanku

Assalamu'alaikum, Aku paham kalau Allah memberi kita ujian untuk menguatkan kita atau memberi pahala nantinya, tapi aku terus dihadapkan pada ujian dengan seorang akhwat yang pernah kusukai, bahkan setelah aku melakukan segalanya untuk menghapusnya dari hidupku. Dia bilang dia tidak berinteraksi dengan lelaki non-mahram atau terlibat hubungan yang tidak pantas, dan aku sangat menghormati itu karena aku punya nilai yang sama. Waktu pertama kali aku bicara padanya, aku tidak sadar tindakanku tidak diperbolehkan dan langsung berhenti. Tapi, aku terus mengingatkan diriku sendiri, 'Dia bilang dia tidak bicara pada lelaki, jadi aku akan bertawakal pada Allah.' Perlahan, aku tahu lebih banyak tentang karakternya-dia berinteraksi dengan banyak lelaki, tapi itu bukan yang menggangguku. Yang bikin risih adalah aku kayaknya nggak bisa ngilangin dia dari pikiranku. Hampir enam bulan, aku bersabar, menghindari kontak apapun, nggak sebut namanya ke siapapun, bahkan nggak melirik ke arahnya sekalipun. Jadi kenapa ujian ini terus berlanjut? Kenapa aku masih merasa sangat terikat? Jujur aja, dia benar-benar mengubahku sebagai pribadi. Aku bersyukur pernah bertemu dengannya karena dia menginspirasi perubahan positif dalam diriku, tapi udah waktunya untuk move on karena dia tidak sesuai dengan apa yang kucari dalam pasangan hidup. Kenapa aku nggak bisa melepaskan? Udah banyak doa yang kupanjatkan, udah bersabar, udah tawakal pada Allah, dan mendekatkan diri pada-Nya, tapi aku masih kesulitan untuk melanjutkan hidup.

+33

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Perjuangannya memang nyata. Tetap kuat, akhi.

+1
Diterjemahkan otomatis

Terkadang orang datang ke hidup kita untuk mengajarkan sesuatu. Kamu sudah bertumbuh. Teruslah berdoa dan percayalah pada rencana Allah, bahkan saat sulit untuk melihatnya.

+1
Diterjemahkan otomatis

Bro, itu berat banget bacanya. Semoga Allah mempermudah urusanmu dan menganugerahi kesabaran. Hati butuh waktu.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kok kayaknya lu lagi baca pikiran gue sih, sumpah deh. Lagi ngalamin hal yang persis sama nih. Doanya buat lu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar