Diterjemahkan otomatis

Rasa seperti munafik setelah kembali ke Islam, bagaimana cara mengatasi ini?

Assalamu alaikum, Ramadan sudah berakhir, dan aku mulai mendengar bisikan-bisikan syaitan lagi. Aku seorang mualaf baru, baru sehari atau dua hari masuk, Alhamdulillah, tapi aku tidak bisa menghilangkan rasa palsu ini. Sepanjang Ramadan, aku belajar banyak tentang Islam dan jatuh cinta dengan agama ini, terutama kisah-kisah apa yang Nabi Muhammad (saw) alami dan bagaimana Allah menolongnya di setiap langkah. Masihaku dipenuhi hal-hal yang membuat aku malu-misalnya mencari perhatian yang tidak pantas, pernah bersama beberapa orang, banyak bergosip, dan tidak menjadi orang yang pasangan Muslim ingin. Hal-hal ini terjadi sampai tahun 2023-24, jadi masih terasa fresh. Sekarang aku Muslim, aku tahu Allah memberi aku lembar baru, tapi orang-orang (Muslim dan non-Muslim) terus membicarakan masa lalu aku, bilang aku tidak bisa melarikan diri dengan menyatakan diri seorang Muslimah sekarang. Mereka bilang aku masih orang yang sama dan bahwa bicara tentang perubahan tidak akan membuatnya real. Aku sudah benar-benar bertobat dan mengambil tanggung jawab atas kesalahan masa lalu aku, tapi aku memahami itu akan butuh waktu untuk menunjukkan aku bukan orang itu lagi. Menyedihkan karena aku sudah bekerja keras untuk memperbaiki diri demi Allah dan perkembangan diri aku sendiri. Jujur, itu melemahkan ketika orang-orang tidak percaya pada aku. Bagaimana aku bisa menunjukkan bahwa aku sudah benar-benar berubah? Aku sudah menjaga pandangan, tetap taat dalam doa dan ketaatan kepada Allah, aku tidak lagi menjaga persahabatan erat dengan non-mahram, dan aku sedang proses memutuskan hubungan dengan teman-teman yang tidak baik untuk aku. Aku mencoba semua ini, tapi aku masih merasa palsu kadang-kadang... apakah aku terlalu cepat mengambil shahada aku?

+78

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Taubatmu sudah tulus, itu yang penting. Allah itu Al-Ghafur. Jangan biarkan ucapan orang lain menghancurkanmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Sister, semua orang punya awalannya masing-masing. Setan senang sekali membuat kita meragukan ketulusan diri sendiri. Berpeganglah erat pada shalatmu dan percayalah pada rahmat Allah. Abaikan segala kegaduhan; perjalananmu hanya antara kamu dan Dia.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kamu tidak terburu-buru. Syahadat itu berkah. Teruskan, kak. Orang-orang yang berbicara? Penilaian mereka urusan Allah, bukan mereka.

+2
Diterjemahkan otomatis

Abaikan mereka! Allah telah mengampunimu, dan usahamu itu indah. Perubahan adalah sebuah proses, bukan saklar.

+6
Diterjemahkan otomatis

Sudah pernah mengalami itu. Rasa 'palsu' itu akan berkurang seiring imanmu tumbuh. Teruslah melakukan amal baik; tindakan membentuk hati. Semoga Allah memudahkan jalanmu.

+6
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah, selamat datang! Bisikan-bisikan itu normal, terutama bagi seorang muallaf. Masa lalu kamu sudah terhapus. Fokuslah untuk membangun hubunganmu dengan Allah; sisanya akan mengikuti seiring waktu.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar