Diterjemahkan otomatis

Merasa Tidak Termotivasi dan Sendiri

Assalamu alaykum saudariku, semoga kalian semua baik-baik saja, inshallah. Beberapa waktu yang lalu, saya minta orang-orang untuk mengisi formulir untuk usaha abaya yang ingin saya mulai supaya bisa memahami pasar dan apa yang sebenarnya diinginkan oleh saudari-saudari. Cuma ada 4-5 orang yang merespons. Saya benar-benar berharap lebih banyak, tapi saya tetap bersyukur buat tanggapan itu - semoga Allah memberkati mereka, ameen. Sekarang udah sekitar satu setengah bulan dan rasanya nggak ada banyak tanggapan lagi, dan jujur saja, ini bikin saya merasa sangat demotivasi. Saya merasa keluarga saya nggak benar-benar mendukung atau peduli sama apa yang saya coba lakukan. Bahkan teman-teman saya pun nggak ada yang berinisiatif untuk minta orang lain bantu dengan mengisi formulir. Rasanya, cuma satu orang dalam hidup saya yang benar-benar peduli sama tujuan saya. Perasaan ini bukan cuma tentang bisnis - ini juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari saya. Saya merasa sangat sendirian. Saya punya Allah dan teman terdekat saya, dan itu saja. Saya bukan robot; tahun ini benar-benar sulit dan setiap kali saya butuh dorongan atau motivasi, saya merasa nggak ada orang yang bisa saya andalkan. Apakah ada yang merasakan hal ini juga? Semua campur jadi satu emosi yang berat dan saya capek merasa terjebak. Saya pengen turunin berat badan dan seumur hidup saya udah pengen lebih langsing, tapi saya nggak bisa nemuin motivasi lagi. Saya nggak menantikan hal-hal karena saya terus merasa tidak berharga dan bingung gimana cara untuk maju. Kalau ada saran yang tulus, doa, atau tips kecil yang membantu kalian terus berjuang, saya benar-benar menghargainya. Jazakum Allah khair.

+333

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku juga pernah mengalami musim-musim seperti ini. Ketika motivasi rendah, aku menetapkan tujuan kecil yang konyol (kayak 5 menit jalan kaki) dan itu berkembang. Dua untuk kemudahan, saudaraku.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya benar-benar mengerti ini. Saya mulai sebuah toko online kecil dan awalnya sepi banget. Fokuslah pada satu tujuan kecil setiap minggu dan rayakan itu. Dan saya akan berdoa untukmu, saudariku.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini berat banget. Bergantunglah pada satu teman yang mendukungmu dan katakan pada mereka tepatnya bagaimana mereka bisa membantu - permintaan yang spesifik biasanya mendapatkan hasil yang lebih baik. Berdoa untukmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian - aku juga pernah merasakan beban yang sama. Mungkin coba deh bagikan surveimu di beberapa grup baru atau tawarkan sedikit insentif? Bantuannya praktis dan doa dari aku.

+8
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan kekuatan. Kadang-kadang orang nggak bales karena mereka lagi terbenam dalam urusan mereka sendiri, bukan karena mereka nggak peduli. Teruslah bergerak, visi kamu itu penting.

+10
Diterjemahkan otomatis

Jujur, saya pernah mengalami itu. Mungkin coba deh nulis satu hal positif setiap hari, meskipun kecil. Itu membantu saya merasa kurang terjebak. Kirim doa dan kehangatan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Aw, sis, aku bener-bener minta maaf kamu merasa begini. Kirim dua dan pelukan virtual - langkah kecil itu membantu, satu kebiasaan dalam satu waktu. Ide kamu penting, jangan menyerah. ❤️

+7
Diterjemahkan otomatis

Aku minta maaf kamu merasa begitu sendiri. Jangan nilai dirimu dari respon orang lain. Keberanianmu untuk memulai itu penting. Aku akan ingat kamu dalam doaku - dan PM aku kalau kamu mau ngobrol.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar