saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa Terombang-ambing dan Kewalahan

Aku perlu cerita sesuatu yang udah lama membebani pikiranku. Udah bertahun-tahun sejak terakhir kali aku shalat, dan jujur, aku bahkan nggak ingat kapan terakhir melakukannya. Membaca Al-Qur'an juga udah lama banget nggak kulakukan-aku nggak pernah selesai, berhenti di tengah-tengah, dan sekarang aku bahkan nggak tahu Juz mana yang kutinggalkan. Aku pengen mulai lagi dari awal. Tapi pas aku coba baca, rasanya susah banget, dan tiba-tiba kepalaku pusing, kayak tubuhku sendiri yang melawan. Hidupku terasa penuh stres dan kekhawatiran, nggak ada damai sama sekali, dan aku jadi kayak depresi gitu. Aku sekarang takut sama semuanya, dan aku udah lupa caranya menikmati hidup. Suatu malam, pas aku duduk merenung, aku kaget banget sadar udah berapa lama aku nggak shalat. Ibuku sering bilang, sepayah apa pun kamu, bicara aja sama Allah. Aku menghubungi karena aku benar-benar pengen berubah, tapi aku merasa udah nyasar jauh banget dan memulai dari awal kayaknya mustahil. Aku nggak tahu harus mulai dari mana atau apa yang benar. Rasa takut dan ragu memenuhi hatiku. Kayak, kalau aku shalat lagi, gimana kalau bacaannya salah dan shalatku nggak sah? Gimana kalau wudhuku nggak benar, jadi shalatku nggak diterima? Gimana kalau bacaan Al-Qur'anku ada yang keliru? Banyak banget yang bikin aku takut. Seorang teman cerita kalau dia pernah curhat sepenuh hati ke Allah dalam shalat sampai nangis, tapi pas aku coba, air mataku nggak keluar. Saat itu, aku jadi putus asa-apa doaku bakal didengar? Apa aku udah keterlaluan? Aku ngerasa benar-benar tersesat. Aku terus berpikir ini udah terlambat. Catatan: Bahasa Inggris bukan bahasa utamaku, jadi maaf kalau tulisannya agak aneh.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Pusing pas baca Quran? Itu was-was, setan lagi coba halang-halangi kamu. Terusin aja, meskipun cuma satu ayat. Kamu belum kelewat batas, sis. Allah tuh suka banget pas kita balik lagi.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Postingan ini begitu jujur dan indah. Mulailah dengan Al-Fatihah yang kamu tahu, meski masih terbata-bata. Allah itu Al-Ghafur. Rasa bersalahmu justru pertanda iman yang masih berkelip. Teruslah melangkah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Air mata itu pasti datang, jangan dipaksa ditahan. Mata yang kering bukan berarti hati juga kering. Tetap hadir aja. Kata-kata ibumu itu emas-ngobrol aja sama Dia. Kamu nggak akan pernah terlalu hancur.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar