verified
Diterjemahkan otomatis

Petani di Gumukmas Jember Kewalahan Hadapi Serangan Hama Tikus

Petani di Gumukmas Jember Kewalahan Hadapi Serangan Hama Tikus

Sektor pertanian di Jember Selatan, khususnya Kecamatan Gumukmas, menghadapi ancaman serius akibat serangan hama tikus. Ratusan hektare lahan padi dan jagung rusak parah, dengan puluhan hektare tanaman dapat musnah dalam semalam. Kondisi terparah terjadi di Desa Gumukmas, di mana petani mengaku kehabisan cara mengendalikan populasi tikus yang meledak. Seorang petani jagung, Agus (45), mengungkapkan kerugian besar karena tanaman jagung yang sudah tumbuh habis dimakan tikus dalam semalam. Koordinator DPP Gumukmas, Moerdoso, menekankan pentingnya kekompakan petani dalam menangani hama, merekomendasikan pemberian umpan beracun, pembongkaran sarang secara gotong royong, dan pengasapan lubang tikus. Pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan obat pengendali hama ke PPHP Kabupaten Jember. Tokoh masyarakat Moh Subur menilai serangan tahun ini tidak wajar dan memukul perekonomian warga. Ia memperingatkan, jika tidak ada tindakan darurat, kerusakan yang terjadi menjelang panen ini dapat menghancurkan kesejahteraan petani dan mengancam ketahanan pangan daerah. https://kabarbaik.co/petani-di-gumukmas-jember-kewalahan-hadapi-serangan-hama-tikus/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di tempat saya, gotong royong bongkar sarang tikus pakai asap itu cukup efektif. Tapi memang harus kompak, kalau setengah-setengah ya percuma. Tetap semangat untuk saudara petani!

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini ujian berat. Mungkin perlu pendekatan terpadu, selain umpan beracun bisa juga pakai burung hantu alami. Semoga panen berikutnya lebih baik, aamiin.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar