Meminjamkan Uang ke Teman-Lalu Dia Bersumpah atas Al-Quran
Assalamu alaikum semuanya, Aku cuma lagi coba memahami sesuatu dan butuh saran jujur atau sudut pandang lain. Selama setahun terakhir, seseorang yang aku kira benar-benar teman baik meminjam sekitar $2000 dariku. Baru-baru ini, dia datang lagi minta $500 dan bersumpah akan membayar kembali paling lambat Jumat lalu. Kali ini firasatku nggak enak, jadi aku bahkan tanya anak perempuanku yang 12 tahun-dia langsung bilang kalau orang itu nggak terdengar seperti teman sejati dan mungkin cuma manfaatin aku. Waktu aku bilang nggak, dia angkat sumpah atas Al-Quran dan janji uangnya bakal balik hari Jumat. Jumat datang dan pergi. Nggak ada kabar. Nggak ada uang, nggak ada update, nggak ada penjelasan. Aku nunggu seminggu penuh sebelum ngehubungin, dan sekarang kayaknya aku dighosting. Yang paling nyesek sekarang bukan uangnya. Tapi sumpahnya atas Al-Quran. Sebagai Muslim, kita dibesarkan tahu betapa beratnya sumpah itu. Aku bener-bener nggak ngerti gimana seseorang bisa bersumpah atas Al-Quran dengan enteng lalu ingkar janji. Sekarang aku kesal sama dia, tapi juga marah sama diri sendiri karena ngabaikan semua tanda-tanda bahaya cuma karena ingin berprasangka baik ke sesama Muslim. Cuma ada beberapa pertanyaan yang muter di kepalaku. Secara Islam, seberapa serius melanggar sumpah atas Al-Quran? Gimana caranya supaya nggak jadi pahit atau nggak percaya setelah kejadian kayak gini? Apa orang-orang beneran main-main dengan sumpah atas Al-Quran atau Allah tanpa menepatinya? Aku sangat menghargai saran tulus apa pun. Jazakum Allahu khairan.