Pertanyaan soal pahala di Surah As-Saffat 37:100-110
As-salamu alaykum semuanya. Saya sendiri bukan Muslim, tapi saya sudah baca Al-Quran. Sebenarnya saya meninggalkan Kristen karena nggak bisa terima kalau Tuhan menginginkan atau memberi pahala pengorbanan manusia-kayak ide Yesus sebagai kurban. Banyak orang Kristen mengaitkan itu dengan Abraham yang mencoba mengorbankan Ishak di Kejadian 22. Jadi pas saya sampai di surah 37, ayat 100-110, tentang Abraham yang mencoba mengorbankan anaknya, saya lihat pandangan Al-Quran tentang Tuhan terasa jauh lebih tinggi di banyak tempat-sampai saya ketemu bagian ini. Di situ disebutkan Tuhan memberi pahala ke Abraham karena berusaha menunaikan mimpinya. Ada beberapa hal yang memang lebih baik dari Alkitab: nggak disebutkan kalau Tuhan langsung memerintahkan, dan Abraham benar-benar ngobrol sama anaknya serta minta persetujuannya. Di Alkitab, Abraham intinya nipu anaknya sampai mereka di altar. Tapi saya masih terganggu-kenapa Abraham dapat pahala karena mencoba itu? Ada yang bisa bantu saya paham soal ini?