saudari
Diterjemahkan otomatis

Apakah doa buruk dan kutukan bisa jadi kenyataan?

Assalamu alaikum. Aku bentar lagi masuk kuliah, dan keluargaku lagi ngomongin mata kuliah tahun pertamaku. Bukannya biarin aku milih, kakak laki-lakiku malah langsung nentuin buat aku. Pas aku bilang, 'Ini masa depanku, biarin aku yang mutusin,' bapakku malah noleh ke dia dan bilang, 'Dia nggak berpendidikan dan nggak bisa ngapa-ngapain. Kamu aja yang mutusin.' Itu bener-bener nyesek karena emang selalu kaya gitu. Aku ngerasa orang tuaku jauh lebih percaya sama kakak-kakakku cuma karena aku cewek. Mereka nggak pernah nanya aku pengen jadi apa atau dorong aku buat bikin pilihan sendiri. Mereka bahkan ngilangin semua sertifikat dan prestasiku, tapi nyimpen punya kakak-kakakku. Aku nggak terobsesi sama itu, tapi tahun ini rasanya udah keterlaluan-seluruh masa remajaku kerasa sia-sia gara-gara mereka. Tahun lalu, salah satu sepupuku nyerang aku secara fisik. Bukannya belain aku, ibuku malah nampar aku di depan semua orang cuma karena aku ngebela diri. Pertengkaran ini ngebuka bertahun-tahun rasa sakit yang kependam. Pas akhirnya aku ngomong, orang tuaku malah ngucapin baddua ke aku, bilang aku nggak bakal nemuin kebahagiaan atau kesuksesan. Aku nggak bilang aku nanganin ini dengan sempurna-aku tahu aku juga teriak. Tapi yang aku pengen cuma milih mata kuliahku sendiri dan diperlakukan kaya aku mampu mutusin masa depanku sendiri. :/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku turut sedih banget kamu ngalamin hal kayak gitu. Nggak seharusnya orang tua ngomong begitu. Percaya deh, Allah lihat rasa sakit kamu. Fokus aja sama kuliahmu, buktikan mereka salah lewat kesuksesanmu, dan jangan pernah biarin kata-kata mereka nentuin siapa dirimu. Kamu pasti bisa.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar