saudara
Diterjemahkan otomatis

Mempertimbangkan Islam untuk istriku, bagaimana aku bisa menemukan iman kepada Allah?

Assalamu alaikum. Aku dan istriku sudah menikah selama enam tahun, dan sejak awal, dia sudah bilang bahwa supaya kami benar-benar bisa berbagi hidup bersama, aku harus memeluk Islam. Aku nggak pernah terlalu religius-aku ini fisikawan sih, jadi pandanganku sering bentrok dengan ide-ide agama, tapi aku coba tetap berpikiran terbuka. Lagian sains juga nggak punya semua jawaban. Belakangan ini, dia tumbuh jauh lebih kuat dalam imannya dan bilang dia nggak bisa melanjutkan pernikahan kami kecuali aku benar-benar percaya kepada Allah dan menerima-Nya dalam hati. Cuma sekadar menjalani ritual aja udah nggak cukup lagi. Itu bikin aku terpukul banget; aku hancur karena aku sangat mencintainya dan selalu membayangkan masa depan kami bersama. Jadi, aku mulai perjalanan ini-mungkin awalnya karena cinta, tapi aku sungguh-sungguh ingin belajar dan mungkin menemukan imanku sendiri. Pertanyaan besarku: apa yang bikin kamu benar-benar yakin bahwa Allah itu ada? Dan gimana aku harus mulai dari nol, tanpa latar belakang agama sama sekali? Terus, menjadi Muslim sejati itu cuma soal percaya kepada Allah, atau cukup dengan mengikuti ajaran dan nilai-nilai-Nya? Jazakallah khair atas sarannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, sebagai fisikawan lu pasti tau alam semesta ini punya hukum yang presisi. Quran ngomongin tanda-tanda ini buat orang-orang yang mau mikir. Coba baca Surah Al-Anbiya, renungin penciptaan. Keyakinan itu datengnya dari pencarian yang tulus. Semoga Allah ngebimbing hati lu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dulu aku juga kayak kamu, skeptis banget. Tapi pas aku baca Al-Quran, aku lihat keajaiban di penjelasannya soal embriologi, gunung-gunung, dan alam semesta yang mengembang. Ini bukan iman buta, ini bukti. Mulailah dari Al-Quran, minta petunjuk sama Allah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, lo udah ngambil langkah pertama dengan bertanya. Berdoa (supplication) dengan tulus, bahkan kalau pun lo ragu. Minta Allah buat ngebimbing lo. Itu yang gue lakuin, dan Dia membuka hati gue. Jangan buru-buru, tapi yang penting tulus, ya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar