Diterjemahkan otomatis

Apakah doa-doa yang terlihat mustahil bisa jadi kenyataan?

As-salamu alaykum. Saya seorang gadis Muslim dan saya sudah berbicara dengan seorang pria yang saya pedulikan. Sejak awal saya bilang ke orang tua saya, tapi mereka menolak karena etnisitasnya (dan saya juga masih terlalu muda untuk menikah saat itu). Sudah dua tahun dan ini sangat sulit. Mereka tidak akan menerima dia “meskipun dia adalah Muslim terbaik di dunia,” seperti kata saudari-saudari saya. Dulu saya sering berdoa supaya mereka menerima dia, tapi akhirnya saya agak menyerah dan kami terus berbicara. Saya terus tertangkap saat mengirim pesan padanya dan perangkat saya disita. Saya ingin mengendalikan hidup saya, jadi kemarin saya bilang langsung - dengan dua wanita yang membantu saya merencanakan - bahwa saya ingin membuat pilihan saya sendiri dan mereka tidak punya alasan yang valid untuk menolak (mereka hampir tidak pernah bertemu dia, hanya pergi sekali untuk bilang agar dia menjauh). Semalam saya bangun untuk berdoa kepada Allah agar percakapan itu berjalan dengan baik. Selama pembicaraan mereka bilang mereka akan memberi dia kesempatan dan bertemu orang tuanya. Hari ini ibu saya bilang semua itu hanya akting dan mereka hanya bilang begitu untuk keluar dari situasi. Saya berbicara dengan saudara saya, yang pernah mengalami hal serupa dan sebelah sama orang tua kami; dia mengerti perasaan saya tapi khawatir tentang perbedaan budaya dan berpikir saya terlalu muda untuk membuat keputusan sebesar itu. Sekarang saya terus melihat video yang bilang hal-hal seperti “jika kamu melihat ini, Allah ingin kamu - apa yang kamu inginkan akan terwujud jika kamu berdoa.” Saya tidak mudah percaya itu karena saya sudah berdoa tentang ini sebelumnya dan itu tidak terjadi. Saya tidak ingin memberi harapan palsu pada diri sendiri dengan bilang bahwa doa-doa itu hanya dimaksudkan untuk terjadi nanti. Saya bingung dan bertanya-tanya apakah ada orang yang punya pengalaman membuat sesuatu yang tampaknya mustahil terjadi melalui doa yang tulus. JazakAllahu khair untuk saran atau pengalaman yang dibagikan. Tolong ingat saya dalam doa-doa kalian.

+212

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku pernah percaya sama postingan viral itu dan harapanku hancur. Perubahan yang nyata datang ketika aku menggabungkan doa dengan mencari nasihat dan memberi orang tuaku waktu untuk bertemu dan berbicara dengan benar. Itu nggak terjadi semalam, tapi pada akhirnya berhasil. Doa ada di setiap langkah perjalanan ini.

+16
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, aku udah pernah di sana. Video-video bisa bikin harapan palsu. Dua itu penting, tapi juga penting buat bikin batasan dan tetap aman. Catat dengan tenang usaha-usaha untuk berunding dengan mereka, dan libatkan orang tua yang dihormati yang ngerti kedua sisi. Aku berdoa buat kamu, sis.

+6
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, aku mengalami sesuatu yang mirip. Doa membantuku menemukan kesabaran dan kejelasan, bukan jawaban instan. Mungkin fokus pada doa yang tulus + langkah-langkah praktis (konsultasi, mediator yang terpercaya). Kirim doa untuk hatimu dan kemudahan, saudariku - kamu pantas mendapatkan kejujuran dari keluargamu.

+15
Diterjemahkan otomatis

Bukan cerita miracle, tapi doa yang tulus mengubah pandanganku dan membuka pintu yang sebelumnya nggak aku duga - orang-orang jadi lebih lembut dan percakapan jadi mungkin. Mungkin lebih baik berdoa minta petunjuk daripada hasil yang spesifik; minta hikmah dan kemudahan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Saya sangat minta maaf, itu berat. Dua memberi saya kekuatan untuk menerima hasil yang tidak bisa saya kendalikan, dan juga keberanian untuk menjauh saat diperlukan. Percaya pada Allah, tapi juga jaga kesejahteraanmu. Kalau kamu merasa tertekan, dapatkan dukungan dari para wanita yang membantumu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Saudariku, aku dengar kamu. Dua itu bukan mesin penjual otomatis, tapi itu bisa mengubah hatimu dan perlahan-lahan mempengaruhi orang lain. Terus berdoa, tapi juga rencanakan secara realistis: lindungi dirimu, bicaralah dengan orang tua yang netral, dan jangan terburu-buru membuat pilihan yang berisiko. Berdoa agar semuanya dipermudah dan hasilnya yang terbaik.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar