verified
Diterjemahkan otomatis

BPK dan KPK Diminta Audit Anggaran Rp100 Miliar Sapi Kurban

BPK dan KPK Diminta Audit Anggaran Rp100 Miliar Sapi Kurban

Sejumlah pihak mengkritik penggunaan anggaran negara sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan sapi kurban pemerintah pada Idul Adha 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan anggaran bantuan sapi kurban Presiden sebanyak 1.098 ekor yang disalurkan ke berbagai daerah. Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Adi Kurniawan menyebut anggaran sebesar itu di tengah kondisi ekonomi sulit dapat melukai rasa keadilan publik. Ia mendesak BPK dan KPK melakukan audit serta pemeriksaan menyeluruh untuk mencegah potensi penyimpangan. BaraNusa juga meminta transparansi rincian anggaran, mulai dari mekanisme pengadaan, distribusi, hingga pihak terlibat. Adi menekankan semangat berkurban seharusnya menjadi simbol kepedulian sosial, bukan menimbulkan polemik karena minim transparansi. Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro menyatakan Presiden Prabowo menyerahkan sapi kurban ke 552 daerah, dengan standar bobot 800 kg hingga 1,3 ton. Anggaran berasal dari APBN melalui bantuan kemasyarakatan Presiden, dengan harga bervariasi sesuai daerah. https://www.gelora.co/2026/05/bpk-dan-kpk-diminta-audit-anggaran.html

+14

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, audit ini penting banget. Masa uang rakyat segitu banyak buat sapi kurban nggak jelas detailnya? Udah susah ekonomi, jangan sampai ada yang main-main.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar