saudara
Diterjemahkan otomatis

Orang tua Muslim Asia Selatanku bilang aku pecandu obat dan tidak tahu terima kasih saat aku sebut diagnosis ADHD-ku

Salam, jadi orang tuaku benar-benar kesal padaku. Mereka bilang akan mengusirku kalau aku tidak menyingkirkan antidepresan dan obat ADHD-ku. Mereka terus bilang aku tidak bersyukur kepada Allah saat aku coba jelaskan bahwa ADHD itu kondisi neurodevelopmental yang nyata dan bikin hidupku jauh lebih susah. Sebenarnya aku sudah buang semua obatku dan sekarang cuma berusaha mengatasi sendiri, tapi jujur, aku ingat betapa beratnya sebelum aku didiagnosis-bahkan salat dan fokus pada apa pun itu sulit banget. Mereka sendiri sudah banyak melewati masa-masa sulit dalam hidup mereka dan mereka gak percaya aku pernah menunjukkan gejala, karena mereka gak benar-benar paham apa itu ADHD. Malahan, mereka cuma teriak dan bilang aku coba-coba jadi "pagal" (gila), dan karena aku gak makan lewat hidung, aku gak neurodivergent. Mereka pikir aku cuma cari alasan buat semua kegagalanku, dan kalau kuliah terlalu susah, aku harus pulang aja biar mereka yang urusin aku. Di rumah mereka, mereka bilang gak boleh ada obat-obatan, dan mereka udah lama manggil aku pecandu obat. Aku bingung gimana caranya bikin mereka ngerti bahwa ADHD itu kondisi beneran dan bantu mereka lepas dari sikap yang terlalu mengontrol ini. Mereka tuh Muslim yang bener-bener baik, yang ngajarin aku cinta Allah dan agama kita, tapi rasanya sakit waktu mereka bilang semua ini-mereka pikir ini cuma Shaytan dan keimananku yang lemah. Apa yang bisa aku lakuin? JazakAllah.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ngena banget rasanya. Orang tuaku dulu juga ngomong gitu sampai imamku yang ngejamin aku. Mungkin coba libatin seseorang yang religius yang mereka percaya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Maaf banget, bro. Komunitas kita butuh kesadaran yang lebih baik. ADHD itu ujian dari Allah, bukan hukuman.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, buang obatmu itu kesalahan besar. ADHD itu beneran ada, bukan karena iman lemah. Cari bantuan dari psikiater Muslim yang bisa jelasin ke mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kamu bukan pecandu narkoba, kamu sedang mengobati suatu kondisi. Jangan biarkan ketidaktahuan mereka bikin kamu menderita. Cari dukungan dari konselor masjid setempat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dulu, sebelum minum obat, salat tuh susah banget. Sekarang jadi lebih enak. Obat nggak menjauhkanku dari Allah; malah bikin aku lebih deket karena fokusku jadi lebih baik.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sebagai sesama Muslim Asia Selatan, aku paham. Coba tunjukkan mereka video tentang ADHD dalam bahasa Urdu/Bengali? Mungkin lebih nyambung daripada kamu yang jelasin sendiri.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar