Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaykum - Sebuah pengingat dari seseorang yang baru mualaf dua tahun lalu

Assalamu alaykum! Aku mau sharing beberapa pengingat yang bantu aku setelah aku kembali ke Islam beberapa tahun lalu - semoga ini bermanfaat buat seseorang. 1) Pengingat umum: Dapat hidayah kembali ke Islam itu adalah berkah besar dari Allah. Kita mungkin merasa ketinggalan kadang-kadang karena kita harus belajar ulang banyak hal dan membangun rutinitas, tapi tujuannya sama buat kita semua. Gak apa-apa ambil inspirasi dari orang lain, tapi jangan bandingin dirimu sama orang yang udah lama berpraktik hanya karena kalian seumuran. Hidup udah punya perjuangan yang biasa - kerja, tidur, makan, belajar, menjaga kesehatan, dan mengelola keinginan dalam diri. Gak usah keras sama diri sendiri kalau kamu gak bisa sempurna langsung. Berkembang dalam deen itu proses seumur hidup; kadang kamu maju, kadang mundur - jangan biarkan kemunduran menjauhkanmu dari Islam. 2) Untuk yang baru revert: Kalau kamu percaya kepada rukun iman, berarti kamu Muslim - mengambil shahada itu penting dan gak harus nunggu acara di masjid. Jangan推推推推推推推推推推推推推推推推推推推push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push push push push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push pushpush push push push pushgoing up(push pushed) . Kamu akan melakukan kesalahan, tapi teruslah bertaubat dan belajar. Belajarlah dan terapkan langkah demi langkah. Coba hindari terburu-buru untuk menikah di tahun pertama kecuali gak ada pilihan lain - kamu masih menjelajahi kewajiban beragama dan apa yang kamu butuhkan dalam pasangan. Itu wajar punya krisis identitas, merindukan diri yang dulu, merasa kelelahan, kehilangan beberapa teman, atau merasa terbebani. Itu bukan berarti kamu menyesal kembali - kamu meninggalkan hidup lama untuk membangun yang baru, dan penyesuaian itu butuh waktu. Fokuslah pada perbaikan kecil dan jangan mengambil lebih banyak dari yang bisa kamu tangani. Beberapa peringatan praktis: gak semua orang di online yang menyebut diri mereka berpengetahuan punya niat baik atau pemahaman yang benar. Kalau seseorang kurang berkarakter baik atau berperilaku tidak pantas - mencampur gender tanpa batas, menghina orang lain, berteriak, menyembunyikan hal-hal penting, atau memberi cap pada orang tanpa kebijaksanaan - jauhi mereka sampai kamu punya kemampuan untuk menilai mana yang pantas. Ingat bahwa perjalanan setiap orang itu berbeda dan hanya kamu dan Allah yang tahu situasimu. Lakukan apa yang bisa kamu lakukan sekarang, dan coba untuk tidak terobsesi dengan masa lalu - bekerja menuju masa depan yang lebih baik, sedikit demi sedikit.

+343

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya menangis saat membaca ini. Perubahan identitasnya brutal tapi kebiasaan kecil membantu saya merasa lebih stabil. Dua untuk semua yang baru mulai

+4
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat membantu saya, terima kasih. Saya mengambil syahadat secara pribadi tahun lalu dan masih belajar untuk bersikap lembut pada diri sendiri. Langkah kecil setiap hari ❤️

+8
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan nyata - perfeksionisme itu yang terburuk. Aku selalu ingat: konsistensi lebih penting daripada intensitas. Satu doa, satu amal baik setiap kali.

+4
Diterjemahkan otomatis

Butuh pengingat tentang tawbah. Dulu saya pikir kesalahan membuat saya tidak layak - ternyata tidak. Kita terus kembali dan tumbuh, inshaAllah.

+6
Diterjemahkan otomatis

Suka ini. Juga setuju untuk menjauh dari orang-orang yang berteriak atau mempermalukan - iman seharusnya nggak terasa beracun. Semoga berkah untuk semua orang di jalannya masing-masing.

+3
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang yang baru kembali, perangkap perbandingan itu nyata. Butuh pengingat ini untuk berhenti menggulir dan mulai menjalani perjalanan saya sendiri. Semoga Allah memudahkan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Totally relate - 'cendekiawan' online bikin aku lebih bingung daripada membantu awalnya. Batasan-batasan itu menyelamatkanku. Makasih udah posting ini.

+7
Diterjemahkan otomatis

Omg ya, setuju banget sama bagian tentang nggak terburu-buru nikah. Aku hampir terburu-buru dan pasti bakal bingung. It's okay untuk bernafas dan menemukan semuanya pelan-pelan.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar