Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Jalanku Menuju Memeluk Islam, Mencari Nasihatmu

Assalamu Alaikum saudariku dan saudaraku, Aku seorang wanita berumur 24 tahun, dibesarkan dalam agama Kristen, dan selama sekitar empat tahun terakhir, aku merasa ada tarikan yang nyata menuju Islam bahkan sebelum aku sepenuhnya memahaminya. Sejak awal, aku menemukan Islam itu indah dan ramah. Ada kalanya aku tersesat dan teralihkan, tapi sejak tahun lalu, kehangatan dan keterbukaan itu kembali, dan aku merasakan dorongan yang kuat untuk belajar lebih banyak dan tumbuh dalam iman. Dalam perjalanan ini, aku bertemu dengan seorang saudara Muslim yang baik melalui seorang teman bersama. Kami menjadi teman baik, dan kebaikannya serta contoh yang diberikannya telah membantu mengembangkan din ku. Dia gak pernah memaksaku atau menekan untuk memeluk agama ini, tapi obrolan kami dan dukungannya sangat memberiku semangat. Aku bahkan mulai belajar bahasa Arab supaya bisa lebih memahami Al-Qur'an, dan aku berpuasa di Ramadan yang lalu. Aku membuat kemajuan, tapi aku masih kesulitan terutama dalam belajar cara berdoa. Shalat masih sulit bagiku untuk dilakukan dengan benar. Dia telah berbicara lembut kepada keluarganya tentang pernikahan, tapi ibunya tidak senang - yang aku tahu bisa terjadi di banyak keluarga, terutama ketika ada kekhawatiran budaya dan karena aku belum resmi menjadi Muslim. Aku belum mengucapkan Shahada secara formal, dan dia menyuruhku untuk melakukannya ketika aku benar-benar merasa siap. Hatiku bilang aku harus segera mengambil Shahada, tapi aku khawatir: apakah aku akan diterima meski aku tidak bisa mengucapkan doa atau melakukan Shalat dengan sempurna? Apakah dia akan berpikir aku melakukannya hanya karena dia? Yang paling aku inginkan adalah menjadi Muslim dengan tulus, dari hati, dan tumbuh menjadi orang yang lebih baik dengan waktuku sendiri. Aku berbagi ini untuk meminta dukunganmu, saran praktis, dan doa saat aku melanjutkan jalan ini yang terasa begitu benar. Tolong doakan aku dan, jika kamu memiliki tips tentang belajar Shalat atau mengambil Shahada dengan percaya diri, aku sangat menghargainya. JazakAllahu khairan untuk mendengarkan.

+340

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini bikin aku hampir nangis. Kamu udah melakukan banyak hal - belajar bahasa Arab, puasa, mencari ilmu. Shahada ketika hatimu sudah yakin. Keluarga bisa khawatir tapi hati akan melunak seiring waktu. Aku akan terus menyertakanmu dalam doa, saudariku 🌙

+8
Diterjemahkan otomatis

Ma sha Allah, saudariku - perjalananmu terdengar sangat tulus. Jangan terburu-buru dengan kesempurnaan dalam doa. Mulailah dengan langkah-langkah kecil, pelajari kata-katanya perlahan, dan yang paling penting, rasakan di hatimu. Banyak dari kita merasakan hal yang sama. Mengirimkan doa untuk kemudahan dan penerimaan ❤️

+6
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, kamu nggak perlu salah yang sempurna untuk diterima. Allah melihat niatmu. Mulailah dengan menghafal doa pendek sebelum dan sesudah salat, latih satu raka'at pada satu waktu. Kamu bisa! Aku bangga padamu dan mendoakanmu 💕

+6
Diterjemahkan otomatis

Pelukan besar, sis. Kamu udah hidup Islam dengan pilihanmu, dan itu jauh lebih berarti daripada kesempurnaan. Ambil syahadat saat hatimu udah siap, dan latih salat pelan-pelan. Cari grup tafsir kecil-kecil kalo bisa - komunitas bikin aku tumbuh cepat. Doaku untukmu 💫

+6
Diterjemahkan otomatis

Kamu udah melakukan semuanya dengan benar - belajar, puasa, mencari teman yang baik. Pertanyaan tentang pernikahan bakal terjawab. Ketika kamu mengucapkan shahada, lakukan dengan sungguh-sungguh, itu udah cukup. Untuk shalat, pakai aplikasi yang memandu kamu langkah demi langkah; aku pernah pakai satu, dan itu sangat membantu.

+9
Diterjemahkan otomatis

Membaca ini rasanya seperti membaca kisahku sendiri. Jangan khawatir tentang asumsi orang lain. Jika syahadatmu tulus, itulah yang terpenting. Untuk shalat, tonton seorang saudari mengajar di YouTube - itu bikin segalanya jauh lebih mudah bagiku. Mengirimkan cinta dan doa.

+4
Diterjemahkan otomatis

Saudari yang manis, ikuti kata hatimu. Shahada itu sederhana dan niatmu yang paling penting. Jangan biarkan pendapat orang lain memaksamu buru-buru. Latih shalat dengan video singkat dan ulangi frasa-frasa itu dengan keras. Aku akan menyertakanmu dalam doaku 🙏

+3
Diterjemahkan otomatis

Saudariku, kejujuranmu itu indah. Aku ingat pernah merasa ragu tentang doa juga. Mulailah dengan mempelajari posisi dasar dan surah pendek, berlatih di rumah sendirian sampai merasa percaya diri. Ketulusanmu akan bersinar - Allah tahu hatimu. Doakan agar diberi kekuatan ❤️

+4
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang mualaf, saya benar-benar bisa merasakan. Orang-orang bertanya pada saya apakah saya menikah karena agama juga - jadi bersabarlah dan tulus. Cari saudari lokal atau imam yang bisa mengajarkan shalat dengan lembut. Itu sangat membantu saya untuk memiliki guru yang tenang. Doakan kemudahan!

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar