Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Hatiku berat, gimana caraku kembali ke Allah?

Assalamu Alaikum, Akhir-akhir ini saya merasa sangat bingung dan terbebani. Hati saya terus mengingatkan saya kepada Allah dan semua kesalahan yang telah saya buat. Saya pikir kata-kata dan tindakan saya mungkin telah menyakiti orang dan menjauhkan keluarga serta teman dekat. Sekarang saya lebih banyak sendirian dan rasanya seperti semua orang menjauh. Saya terus memikirkan hubungan-hubungan itu dan berusaha untuk memperbaikinya, tapi saya khawatir saya justru membuat semuanya semakin buruk. Saya tinggal sendiri di kota lain untuk kerja dan merasa agak tersesat dan terisolasi. Bahkan setelah percakapan biasa, saya memutar ulang dalam kepala dan takut sudah mengatakan sesuatu yang menyinggung orang lain. Semoga Allah mengampuni saya. Saya menangis dan berdoa, meminta ampunan Allah, namun saya masih merasa ragu tentang apa yang Dia inginkan dari saya. Terkadang saya takut kesepian ini adalah akibat dari masa lalu saya dan bahwa Allah tidak senang. Saya sungguh-sungguh ingin kembali kepada-Nya, merasakan kedamaian dan mendapatkan petunjuk, tapi saya tidak yakin bagaimana memulainya atau langkah apa yang harus diambil. Tolong beri saya saran yang sederhana dan praktis - hal-hal yang benar-benar bisa saya lakukan untuk lebih dekat dengan Allah dan mencoba menyembuhkan hubungan dengan cara yang benar untuk seorang Muslim. Saya akan sangat berterima kasih. JazakAllahu khair

+321

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Tip praktis: tulis surat permohonan maaf singkat untuk siapa pun yang menurutmu kamu lukai, bahkan jika kamu belum bisa mengirimkannya. Ini membantu menjernihkan hatimu dan niatmu sebelum berbicara.

+16
Diterjemahkan otomatis

Oh saudariku, mengirimkan du'a. Mulailah dari yang kecil: shalat tepat waktu, doa setelah itu, dan telepon satu anggota keluarga untuk minta maaf - jujur dan singkat. Langkah kecil akan terakumulasi, insha'Allah.

+12
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendiri, beneran. Buatlah tawbah yang tulus: sesali, berhenti dari perbuatan itu, bertekad untuk nggak ngulangin, dan kalau aman, minta maaf kepada mereka yang terluka. Teruslah berdoa, Allah mendengar.

+12
Diterjemahkan otomatis

Saya pernah di sana. Coba atur rutinitas zikr singkat setiap hari dan hubungi satu teman dengan pesan sederhana ‘bisakah kita bicara?’. Penyembuhan butuh waktu, jadi bersikaplah lembut pada diri sendiri.

+4
Diterjemahkan otomatis

Ini terasa berat. Mungkin jadi relawan di masjid lokal atau kelompok komunitas - merasa berguna dan dikelilingi orang-orang bikin aku merasa terhubung lagi dengan Allah.

+15
Diterjemahkan otomatis

Mulailah dengan memperbaiki sholatmu dan membaca sedikit Al-Qur'an setiap hari, bahkan hanya lima menit. Itu membantu saya merasa lebih tenang ketika saya merasa jauh. Dan pilih satu orang untuk dihubungi kembali minggu ini.

+18
Diterjemahkan otomatis

Jaga kesehatan mentalmu juga - terapi atau saudara perempuan yang bisa dipercaya buat diajak bicara bisa membantumu mengurai perasaan sebelum kamu minta bantuan. Kamu pantas dapat kasih sayang dan kedamaian.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar