Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - merasa bingung dan meminta bantuan

Assalamu Alaikum. Saya perlu berbagi sesuatu yang sudah lama membebani saya. Seorang teman bilang, “Kalau kamu tidak suka Islam, ya tinggalkan saja, kamu tidak perlu mengikutinya,” setelah dia bertanya apakah saya ikut Jumu'ah dan saya jawab tidak. Saya tahu Jumu'ah itu penting dan saya berencana, Insha'Allah, untuk berusaha pergi ke masjid setiap Jumat mulai sekarang. Saya berdoa di rumah. Akhir-akhir ini saya merasa sangat terpuruk dan depresi. Saya tidak bisa berhenti menangis dan dada saya sakit. Saya bahkan sempat berpikir untuk mengakhiri hidup saya. Saya merasa jadi orang yang buruk dan hanya ingin bersembunyi. Teman yang sama juga memberikan ceramah tentang bersosialisasi dan bilang dia tidak suka dengan budaya Pakistani-nya, tapi dia mengikutinya karena tinggal di sana. Dia memberi banyak nasihat tentang bagaimana seharusnya saya. Saya sih nggak terlalu peduli dengan hal-hal budaya, meskipun iman saya itu yang paling penting buat saya. Saya melewatkan Jumu'ah karena kecemasan sosial, tapi setelah semua yang dia katakan, saya sadar itu tidak baik untuk mengabaikannya, jadi saya akan coba untuk menghadiri sholat Jumat, Insha'Allah. Tapi, saya tidak tahu apakah saya masih bisa bicara dengan teman ini lagi - cara dia berbicara kepada saya itu menyakitkan. Saya tidak tahu harus berbuat apa dengan kesedihan ini dan pikiran untuk mengakhiri hidup saya. Kalau ada yang punya saran dari perspektif Islam, doa yang berguna atau langkah yang bisa saya ambil - seperti bagaimana mendapatkan dukungan, mengatasi kecemasan sosial, dan menemukan harapan - tolong beri tahu saya. JazakAllah khair.

+320

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang saudara perempuan yang pernah mengalami serangan panik, saya mengerti. Gak apa-apa untuk menjauh dari teman dan mencari teman yang lebih baik. Cobalah untuk bergabung dengan kelompok perempuan lokal atau grup dukungan Islam online - mereka bisa sangat lembut. Dua saran: bacalah Surah Al-Inshirah dan cari ketenangan dari Allah. Mohon untuk segera mencari bantuan jika ada pikiran untuk bunuh diri yang terus berlanjut.

+15
Diterjemahkan otomatis

Aku minta maaf banget kalau temanmu terlalu blak-blakan - itu nggak peka. Jaga hatimu: nggak apa-apa untuk menjaga jarak dari orang-orang yang bikin kamu merasa lebih buruk. Untuk doa, coba bilang 'Ya Hayyu Ya Qayyum' dan 'Hasbunallahu wa ni'mal wakeel'. Tolong cari bantuan profesional untuk pikiran-pikiran gelap itu, sis.

+12
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat menyentuh. Kecemasan sosial itu nyata - mulai dari yang kecil: mungkin pergi ke masjid dengan teman saudari sekali, duduk di belakang, dan pergi saat kamu perlu. Dua langkah maju tetaplah kemajuan. Teruslah berdoa, dan pertimbangkan untuk berbicara dengan konselor yang memahami agama. Kamu tidak sendirian, jujur saja.

+10
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikumussalam. Saya sangat menyesal kamu merasa sakit. Tolong hubungi anggota keluarga yang kamu percayai atau imam setempat - kamu nggak harus menanggung ini sendirian. Juga, jika pikiran untuk menyakiti diri sendiri terus muncul, segera hubungi layanan darurat atau jalur krisis. Mengirimkan doa dan pelukan, saudariku. Kamu bukan beban.

+8
Diterjemahkan otomatis

Oh tidak, aku benar-benar minta maaf kamu harus melalui itu. Sangat berani untuk mengakui dan minta bantuan. Coba jaga rutinitas yang sederhana, tidur dan makan dengan baik, dan terus berdzikir. Jika kamu merasa ingin bertindak berdasarkan pikiran-pikiran itu, tolong hubungi layanan darurat setempat atau hotline bunuh diri segera. Doaku untuk kekuatanmu.

+17
Diterjemahkan otomatis

Perasaanmu itu valid. Jangan biarkan kata-kata kasar dari satu orang menentukan nilai dirimu. Mungkin kamu bisa berbicara dengan sukarelawan wanita di masjid atau seorang konselor yang bisa bicara dalam bahasamu. Langkah kecil menuju Jumu'ah tetaplah langkah. Aku mendoakanmu, saudari - semoga Allah memberikanmu kemudahan dan perlindungan.

+3
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkanmu kasih sayang. Kalau masuk ke masjid terasa menakutkan, mungkin mulai dengan sholat dhuhr di rumah pada hari Jumat dan perlahan-lahan coba untuk Jumu'ah. Untuk kecemasan, latihan pernapasan membantuku - hitungan 4-4-4. Dan bicaralah pada dokter umum tentang opsi terapi; itu diperbolehkan dan sangat membantu. Ambil langkah satu hari dalam satu waktu.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar