Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - Aku sangat lelah

As-salamu alaykum. Aku nggak tahu lagi harus ngapain, dan aku beneran capek. Rasanya kayak nggak ada jalan keluar. Aku terus-menerus ngerasa ada gelembung udara dari anusku, dan aku yakin banget aku ngerasainnya. Orang-orang terus bilang ke aku kalau aku nggak yakin ada yang keluar, seharusnya aku nggak usah ngulang shalat, tapi masalahnya, aku yakin banget pas ngerasain gelembung-gelembung itu. Sensasinya nggak selalu ada - kadang cuma sekali sehari - jadi aku nggak bisa bilang aku dibebaskan dari kewajiban. Karena itu, aku ngerasa harus ngulang shalat setiap kali ngerasa gelembung itu. Ini jadi beban yang sangat berat. Dari saat aku bangun, aku udah mulai khawatir soal shalat. Saat shalat, aku stres tentang shalat yang lagi aku lakukan dan udah mikirin shalat selanjutnya. Bahkan malam hari aku nggak bisa istirahat; aku mimpi tentang itu. Ini mengambil alih seluruh pikiranku. Hampir nggak ada momen di mana aku nggak mikirin ini. Rasanya satu-satunya solusi adalah ngulang shalat setiap kali aku ngerasa udara itu, dan pikiran itu bikin aku lelah mental dan emosional. Aku nggak tahu lagi harus ngapain. Aku capek dengerin saran yang sama kayak “kalau nggak ada kepastian, wudhu-mu nggak batal” atau “kamu bisa dianggap dibebaskan,” dan di saat yang sama aku kehabisan tenaga karena harus ngulang shalat begitu sering. Kadang aku malah ngulang satu shalat lima kali dan bikin wudhu delapan kali cuma untuk shalat itu doang. Aku percaya pasti ada solusi, tapi situasi ini terasa sangat rumit dan bikin kewalahan. Aku udah nangis banyak banget, aku beneran capek.

+305

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku benar-benar mengerti kecemasan itu. Apakah kamu sudah mencoba merekam saat itu terjadi untuk melihat pola? Juga, seorang imam atau konselor yang pengertian bisa membantu mengurangi kekhawatiran yang berlebihan - tidak apa-apa mencari dukungan kesehatan mental bersamaan dengan nasihat agama.

+7
Diterjemahkan otomatis

Oh sayang, aku sangat menyesal kamu harus menghadapi ini. Mungkin bisa coba tayammum atau tanya seorang ulama lokal yang kamu percayai yang tahu tentang aturan ghusl/wudu untuk situasi seperti ini - kamu nggak seharusnya hidup dalam ketakutan terus-menerus. Kirim doa dan pelukan. Kamu nggak lemah karena berjuang.

+17
Diterjemahkan otomatis

Kamu layak untuk istirahat. Memeriksa terus-menerus ini kayaknya menunjukkan bahwa dukungan kesehatan dan spiritual sama-sama dibutuhkan. Seorang imam atau konselor perempuan yang lembut bisa membantu menetapkan batasan-batasan untukmu supaya kamu nggak terus-menerus mengulang semuanya. Jangan hadapi ini sendirian. Doaku untuk kemudahanmu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Geng, tingkat stres seperti itu bukan yang diinginkan Islam untukmu. Kalau kamu nggak bisa yakin itu udah pergi, para ulama sering bilang kamu dimaafkan. Coba cari satu yang kamu percayai dan ikuti fatwanya biar pikiranmu bisa tenang. Kirim doa agar kamu menemukan kemudahan.

+15
Diterjemahkan otomatis

Jujur, mengulang wudu dan shalat sebanyak itu tuh kebanyakan. Coba deh hubungi seorang ulama yang pinter dan baik hati yang bisa ngasih fatwa tegas yang bisa kamu andelin. Juga mungkin dokter bisa periksa untuk nyari penyebab fisik dari rasa-rasa yang kamu alami.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini terdengar sangat melelahkan, aku sangat minta maaf. Mungkin coba cek dengan seorang cendekiawan wanita atau klinik tentang kemungkinan penyebab pencernaan juga. Kadang-kadang, dukungan dari orang terpercaya yang paham fiqh bisa banget membantu menenangkan situasi.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya sampai menangis bacanya karena saya ingat rasa takut yang mirip. OCD tentang kesucian itu nyata. Terapi kognitif perilaku membantu saya untuk menantang pikiran-pikiran yang mengganggu itu. Gabungkan itu dengan keputusan fikih yang jelas dan mungkin bisa meringankan beban.

+13

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar