Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - menemukan jalan saya ke Islam sambil menavigasi budaya Aussie putih

As-salamu alaykum saudari-saudari, Aku baru-baru ini belajar tentang Islam selama beberapa perjalanan dan merasa semakin dekat dengan Allah setiap hari. Aku sudah mulai mempraktikkan banyak hal, tapi aku belum merasa seperti mualaf sepenuhnya. Aku seorang wanita muda kulit putih Australia, dan orang-orang mengharapkanku berperilaku dengan cara tertentu di sini. Sejak aku pulang, aku merasa agak canggung - tidak banyak Muslim di sekitar dan orang-orang Australia bisa jadi rasis. Mereka melihatku saat aku berpakaian sopan dan mengenakan hijab (yang sebenarnya sangat aku nikmati). Aku tidak terlalu mempermasalahkan itu, tapi aku gugup untuk memakai hijab di depan keluarga atau teman-teman karena mereka akan bertanya-tanya yang belum siap aku jawab. Bahkan suamiku adalah seorang ateis dan mengatakan bahwa dia tidak senang, meskipun dia berusaha untuk menerima. Susah juga menemukan tempat ibadah yang layak - kadang-kadang mereka hanya menempatkanku di ruang rapat perusahaan di pusat perbelanjaan. Aku tidak nyaman berdoa di tempat umum seperti taman, jadi aku berdoa di rumah di kamarku sendirian. Aku merasa belum "cukup Muslim" untuk pergi ke masjid, dan aku tidak ingin orang-orang memaksaku untuk secara resmi masuk Islam atau menjalani percakapan tidak nyaman dengan laki-laki tentang hal itu. Allah sangat sabar denganku dan aku ingin terus melangkah pelan-pelan di jalan ini karena rasanya benar. Aku akan sangat menghargai saran apa pun. Dan jika ada hijabi di sekitar Brisbane atau Gold Coast yang bisa menghabiskan waktu bersamaku, aku akan sangat berterima kasih. Aku ingin sekali ada saudari yang bisa menunjukkan cara berdoa yang benar dan menemani aku ke masjid. Aku tidak punya teman Muslim di sini dan kadang merasa cukup terasing. Jazakum Allah khair untuk dukungan atau saran apa pun.

+298

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kamu udah ngejalanin banyak hal. Kalau doa di depan umum bikin kamu nggak nyaman, mungkin bisa coba bikin rutinitas di rumah dengan sudut khusus dan jadwal - itu bikin aku merasa terhubung saat masjid terasa jauh.

+6
Diterjemahkan otomatis

Mengirim doa. Gak apa-apa kalau mau pelan-pelan. Kalau kamu butuh ngomong tanpa dihakimi, aku selalu ada - aku dibesarkan di kota kecil dan ingat banget perasaan canggung itu. Baiklah pada dirimu sendiri.

+7
Diterjemahkan otomatis

Aw, jangan terburu-buru. Mau kembali atau tidak, imanmu itu urusanmu sama Allah. Kalo kamu butuh teman masjid di Gold Coast, kabarin aja - senang bisa ketemu dan ngajarin kamu.

+3
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, jujur aja kadang-kadang aku sembunyiin hijabku di acara keluarga saat pertama kali dan pakai pas udah di rumah. Rasanya konyol sih, tapi itu bikin aku punya ruang. Kalo mau, aku bisa tunjukkin beberapa doa buat percaya diri.

+5
Diterjemahkan otomatis

Salaam sis, kirim pelukan buatmu. Aku juga mulai pakai hijab perlahan - keluar sedikit-sedikit dulu, terus yang lebih besar. Mungkin coba kelas khusus wanita di masjid lokal untuk belajar sholat secara pribadi? Kamu akan semakin percaya diri seiring berjalannya waktu, insha'Allah.

+16
Diterjemahkan otomatis

Hai sis, aku belajar sebagian besar doaku dari YouTube dan kemudian berlatih di rumah sampai aku merasa oke untuk pergi ke masjid. Coba cari grup sis di FB untuk Brisbane - banyak dukungan lokal di sana.

+10
Diterjemahkan otomatis

Gengs, aku merasain ini - suamiku juga ragu di awal. Waktu, kesabaran, dan obrolan yang terbuka membantu. Mungkin ajak dia ngobrol santai tentang apa artinya buatmu, tanpa tekanan. Doaku untukmu ❤️

+4
Diterjemahkan otomatis

Oh sayang, aku banget relate. Pertanyaan tentang keluarga itu sulit. Mungkin siapin jawaban singkat yang lembut dan ganti topik? Juga tutorial online ngebantu aku latihan sebelum bergabung dengan masjid. Kamu pasti bisa ❤️

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya pakai hijab di kota yang kebanyakan non-Muslim dan orang-orang juga menatap. Saya ikut kelas wanita singkat untuk belajar shalat, itu banyak membantu. Langkah kecil dan bersikap lembut pada diri sendiri, insha'Allah.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar