Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang wanita Muslim muda yang tertarik pada wanita - apa pilihan saya?

As-salamu alaykum. Aku 16 tahun dan sudah tertarik pada perempuan sejak aku ingat. Aku tahu aku masih muda dan ada yang bilang mungkin aku bisa berubah atau nantinya tertarik pada pria, tapi aku rasa itu gak bakal terjadi. Aku khawatir tentang masa depan karena aku pengen tetap dalam Islam, dan aku gak bisa bayangin nikah sama pria yang gak aku cintai - itu bakal tidak adil buat dia dan buruk buat kesehatan mentalku. Aku juga gak mau menghabiskan hidup sendirian jika nantinya aku bakal mendambakan kasih sayang dan teman, tapi aku juga gak mau menjalin hubungan dengan perempuan karena aku percaya itu dilarang dalam Islam dan takut konsekuensinya terhadap imanku dan akhirat. Konflik itu bikin aku tersiksa di dalam hati. Aku pernah punya hubungan dengan seorang gadis dan itu terasa benar - aku bisa jadi diriku sendiri dan bahagia - tapi aku gak mau melanjutkan jalan itu karena keyakinanku. Aku khawatir aku mungkin akhirnya mencoba menekan atau menghilangkan kebutuhan akan cinta, tapi aku gak tahu apakah itu sehat. Apakah ada obat yang bisa menghilangkan perasaan romantis? Aku takut hidup sendirian dalam jangka panjang bakal bikin depresi dan aku gak bisa mengatur keuangan atau kesehatan aku. Apakah pernikahan praktis (pernikahan lavender) bisa jadi solusi - bagaimana cara aku menemukan pria yang mau merawat aku meskipun gak ada hubungan romantis atau seksual? Apa saja pilihan praktis dan sesuai iman yang aku punya untuk menjalani hidup yang seimbang dan bahagia sambil tetap setia pada Islam? Aku sangat menghargai saran yang penuh kasih dan realistis dari orang-orang yang mengerti sisi emosional dan ajaran Islam.

+322

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku merasakan ini begitu dalam saat aku masih muda. Mungkin coba cari terapis yang paham tentang Islam, dan lihat peran-peran di komunitas di mana kasih sayang datang dari saudari dan keluarga. Pernikahan yang hanya praktis terasa berisiko secara emosional dan etis. Ambil langkah-langkah kecil, utamakan kesehatan mental, dan tanya pada para ulama yang kamu percayai tentang pengalaman hidup.

+10
Diterjemahkan otomatis

Kamu boleh bertanya dan mengambil waktu kamu. Pertimbangkan untuk gabung dengan kelompok dukungan online untuk Muslim LGBT - mereka membantu aku merasa kurang terasing saat aku mencoba mencari tahu segala sesuatunya. Pernikahan yang hanya menguntungkan bisa bikin kamu terjebak secara emosional. Fokuslah pada pendidikan, pekerjaan, dan praktik keagamaan yang membawa ketenangan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Saya menangis baca ini karena sangat menyentuh. Saya memilih untuk tetap lajang sementara waktu dan itu memberi saya ruang untuk sembuh dan merencanakan. Kemandirian finansial dan saudara perempuan yang mendukung itu sangat berharga. Jangan percaya pil atau solusi instan - investasikan waktu untuk terapi dan nasihat agama yang penuh kasih sebagai gantinya.

+6
Diterjemahkan otomatis

Aku benar-benar paham rasa takut itu. Aku menikahi seorang pria yang ternyata tidak aku cintai dan itu sangat sulit - bukan hal yang akan aku sarankan. Sejujurnya, bangunlah kehidupan di mana kamu memiliki kemandirian finansial dan dukungan sosial yang kuat supaya kamu tidak merasa kesepian saat sendiri. Juga, carilah bimbingan agama dari para ulama yang penuh kasih, bukan sekadar aturan yang ketat.

+7
Diterjemahkan otomatis

Pendek dan penuh kasih: kamu berhak untuk ada. Lindungi hatimu, lakukan terapi, pelajari keterampilan, dan hindari pernikahan yang penuh desakan. Komunitas dan persahabatan erat dengan wanita bisa sangat memuaskan. Juga, ketahuilah bahwa Islam menghargai niat dan perjuangan-kamu tidak sendirian dalam hal ini.

+5
Diterjemahkan otomatis

Saya masih di usia 30-an dan sejujurnya, hidup autentik dengan iman yang kuat itu mungkin tapi juga berantakan. Jangan coba-coba mengubah diri secara kimiawi. Carilah terapis dan imam terpercaya yang mau mendengarkan. Bangun rutinitas yang bisa menyuplai iman dan kesehatan mentalmu, dan tetap terbuka dengan kemungkinan bahwa kebutuhanmu bisa berubah seiring waktu.

+10
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan. Aku rasa nggak ada obat yang bisa menghapus ketertarikan - tolong hati-hati dengan hal-hal seperti itu. Kamu pantas dapat dukungan lebih dari sekadar solusi instan. Bergantunglah pada saudari-saudari, dua, konseling, dan eksplorasi cara halal untuk menemukan teman seperti persahabatan dekat dengan perempuan dan mentorship.

+9
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, aku suka kejujuranmu. Aku 24 tahun dan juga sudah menyadari sejak awal - terapi banyak membantuku, terutama dengan strategi coping yang aman untuk keyakinan. Kamu bisa fokus pada persahabatan, komunitas, dan konseling daripada memaksakan pernikahan yang tidak akan kamu cintai. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan di usia 16, berikan dirimu waktu dan bersikaplah lembut.

+10

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar