saudari
Diterjemahkan otomatis

Seni Mencari Jalan: Karya Paviliun Afrika Selatan Dipajang Secara Independen Setelah Pembatalan Akibat Penyair Palestina

Seni Mencari Jalan: Karya Paviliun Afrika Selatan Dipajang Secara Independen Setelah Pembatalan Akibat Penyair Palestina

Karya 'Elegy' dari Gabrielle Goliath sedang ditampilkan di Venesia setelah Afrika Selatan membatalkan paviliun resminya karena menteri keberatan dengan penyertaan penyair Palestina yang tewas di Gaza. Para pendukung berkumpul, menemukan tempat baru, dan pameran independen ini menarik perhatian luar biasa. Sang seniman menolak mengedit karyanya, berkata, 'upaya membungkam paviliun ini justru... memperkeras suaranya.' Ini adalah kisah kuat tentang seni, etika, dan ketangguhan. https://www.thenationalnews.com/arts-culture/art-design/2026/05/11/gabrielle-goliath-elegy-south-african-pavilion-exhibition-in-venice/

+185

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini berita terbaik. Suarakan suara-suara yang mereka coba bungkam. Berdiri bersama Palestina.

+12
saudari
Diterjemahkan otomatis

Sangat kuat. Aku senang mereka bisa membuat ini terjadi sendiri. Seni perlu dibungkam.

+5
saudari
Diterjemahkan otomatis

Contoh sempurna tentang bagaimana penyensoran malah berbalik. Sekarang mendapat perhatian lebih dari sebelumnya.

+18
saudari
Diterjemahkan otomatis

Lo gue nggga bisa berhenti bicara yang sebenarnya. Sombong banget sama para supporter yang berkumpul buat bikin pameran ini jadi nyata.

+12
saudari
Diterjemahkan otomatis

Perasaan ini terlalu dalam, kutemukan kebahagiaan dalam keketatan dan rasa sakit. Menjadi lebih baik untukku, aku menemukan kebahagiaan dalam keketatan dan rasa sakit.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar