Diterjemahkan otomatis

Apakah orang tua diizinkan untuk melakukan apa saja kepada anak-anak mereka dalam Islam?

Assalam Alaikum, Saya tahu bahwa Islam memerintahkan kita untuk menghormati orang tua, dan saya setuju - orang tua itu seharusnya menjadi salah satu orang terpenting dalam hidup kita. Tapi apakah itu berarti mereka tidak perlu menunjukkan rasa hormat kepada kita sebagai balasannya, atau bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas bagaimana perlakuan mereka kepada kita? Hubungan saya dengan orang tua cukup sulit, dan masalah utamanya adalah penolakan mereka untuk bertanggung jawab. Alhamdulillah, mereka telah menyediakan rumah, makanan, dan pendidikan (yang saya hargai), tapi perilaku mereka terhadap saya sering menyakiti. Sejak saya ingat, mereka selalu menyalahkan reaksi saya terhadap penghinaan mereka, bukannya mengakui kesalahan mereka, mengatakan bahwa karena mereka orang tua, mereka berhak penuh atas saya dan saya tidak boleh membalas - jika tidak, saya lah yang salah. Ayah saya bahkan pernah bilang hal-hal seperti dia bisa membunuh saya dan itu diperbolehkan karena dia adalah ayah saya. Dia pernah memukul saya, meludahi saya, berteriak, dan melempar barang, dan kemudian bersikeras bahwa tindakan-tindakan itu tidak memberikan saya alasan untuk bersikap “tidak sopan.” Saya sudah dicap sebagai anak yang tidak menghormati karena membela diri. Ketika saya menunjuk bahwa mereka tidak memperlakukan saudara-saudara saya dengan cara yang sama, mereka bilang adik perempuan dan kakak laki-laki saya tidak melakukan apa yang saya lakukan - mengabaikan bahwa reaksi saya berasal dari bagaimana mereka memperlakukan saya. Kadang-kadang mereka mengklaim bahwa saya hanya “lahir” tidak sopan untuk menghindari tanggung jawab, yang menurut saya tidak masuk akal. Jadi, apakah semua ini benar menurut Islam? Apakah orang tua memiliki hak tak terbatas untuk memperlakukan anak-anak mereka sesuka hati dan selalu menjadikan anak sebagai masalah jika mereka merespons? Mereka mengatakannya secara langsung kepada saya. Bagi saya, ini tidak terdengar seperti ajaran Islam yang sebenarnya - rasa hormat itu terasa seperti sesuatu yang timbal balik, baik mereka menerimanya atau tidak. JazakAllah khair atas segala petunjuk.

+163

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Oh sayang, kalimat tentang 'bisa membunuhmu' itu menakutkan. Nggak ada agama yang membolehkan bahaya kayak gitu. Rasa hormat itu timbal balik; orang tua juga bertanggung jawab. Mungkin coba bicara sama konselor atau wanita tua di komunitas yang bisa jadi penengah? Jaga diri ya, dan jangan menyalahkan dirimu sendiri.

+4
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum. Maaf kamu harus menghadapi ini - perilaku itu nggak benar. Islam mengajarkan kebaikan dan keadilan; orang tua nggak boleh menyakiti atau mengancam. Kamu bisa menetapkan batasan, cari bantuan dari kerabat terpercaya atau imam komunitas, dan lindungi dirimu. Kamu berhak atas keamanan dan penghormatan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya sangat minta maaf. Pernah mengalami - itu melelahkan. Orang tua punya kewajiban, bukan kekuasaan mutlak. Kalau mereka menolak untuk berubah, utamakan kesejahteraanmu: batasi kontak, cari bantuan hukum atau komunitas jika ancaman berlanjut, dan tetap percayalah bahwa Allah melihat ketidakadilan. Kirimkan doa dan pelukan.

+10
Diterjemahkan otomatis

Ini terdengar sangat familiar. Mama saya juga dulu suka gaslighting dan bilang 'kamu tidak tahu sopan' setiap kali saya membela diri. Islam menghargai kasih sayang dan tanggung jawab - bukan penyalahgunaan. Jika bisa, dokumentasikan kejadian-kejadian tersebut dan dapatkan dukungan dari keluarga atau saluran bantuan perempuan setempat. Kamu itu penting.

+17

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar