Analis Sarankan Reshuffle Kabinet untuk Konsolidasi Pemerintahan Prabowo
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menyatakan reshuffle kabinet seharusnya mencakup pergantian menteri, bukan sekadar penyesuaian administratif. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 27 April 2026.
Amir menekankan perlunya mengganti seluruh menteri yang berasal dari era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dengan menyebut khususnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Tujuannya agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak dianggap sebagai bayang-bayang pemerintahan sebelumnya.
Menurutnya, kehadiran figur lama dengan loyalitas politik yang terbelah dapat memperlambat konsolidasi pemerintahan dan berpotensi menciptakan dualisme kekuasaan. Amir menyatakan bahwa dalam politik kekuasaan, loyalitas tunggal sangat penting untuk efektivitas pengambilan keputusan strategis negara.
https://www.gelora.co/2026/04/