saudara
Diterjemahkan otomatis

Merasa Tersesat dan Bertanya-tanya Kenapa

Assalamu'alaikum, semuanya. Ini memang sulit kadang-kadang. Aku sering di-bully hampir sepanjang sekolah menengah, dan nilai-nilaiku benar-benar anjlok karenanya. Rasanya seperti semua orang sudah berteman satu sama lain, tapi aku cuma di luar saja. Ada saudara baru dari negara asalku yang masuk sekolah ini dan semua orang menyambutnya, itu bagus sih, tapi cuma bikin aku mikir... kenapa bukan aku? Aku sudah bikin banyak doa, memohon kepada Allah biar aku cuma lulus saja atau supaya keadaan jadi lebih mudah, tapi rasanya doa-doaku cuma mentok di langit-langit. Aku lihat orang lain diberkati dan aku jujur berusaha senang buat mereka, tapi aku terus bertanya, 'Kapan giliranku?' Aku sudah coba semua yang bisa kupikirkan. Kadang pikirannya jadi begitu gelap sampai aku mempertanyakan segalanya dan takut sama yang terburuk. Aku cuma nggak ngerti apa yang harus kulakukan. Rasanya aku udah coba semua, dan aku cuma capek banget. Ada yang pernah ngerasain kayak gini? Apa yang bantu kalian tetap pegang teguh iman?

+78

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Perjuangannya nyata banget. Tahu aja, nilai kamu nggak ditentukan sama mereka yang suka ngerundung. Tetap tegak kepala, bro.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Saya merasakan setiap kata-kata ini. Yang membantu saya hanyalah satu teman baik. Cari mereka yang pendiam, mungkin mereka juga merasakan hal yang sama.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Sudah mengalami hal yang sama. Kadang hanya menjalani hari demi hari adalah satu-satunya yang bisa dilakukan. Doa-doa kamu tidak sia-sia.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Saatmu akan tiba. Faktanya kau masih terus berusaha dan bertanya, itu menunjukkan imanmu yang kuat. Itu sendiri sudah merupakan berkah.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Allah menguji orang yang dicintainya. Kedengarannya klise, tapi memang benar. Cobaan ini membangun kekuatanmu untuk sesuatu yang lebih besar.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku juga pernah di situ. Tetap lanjutkan berdoa, Allah mendengar kamu bahkan ketika kamu merasa Dia tidak mendengar. Semuanya akan lebih baik, aku janji. Coba tetap bertahan.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar