saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesulitan Merasakan Cinta yang Kuat Terhadap Nabi Kita (SAWS)

Assalamu alaikum, saya memeluk Islam sekitar lima tahun yang lalu, Alhamdulillah, sebelumnya saya beragama Katolik Roma. Saya merasakan cinta yang mendalam pada Islam dan pada Allah, Alhamdulillah, tapi saya membaca tulisan seorang mualaf lain yang menggambarkan bagaimana kecintaan mereka pada Nabi Muhammad (SAWS) tumbuh seiring mereka mempelajari tentang beliau. Saya menghormati Nabi kita (SAWS), tapi saya tidak merasakan cinta atau hubungan yang sama kuatnya, dan itu mengganggu saya-Astaghfirullah. Tolong jangan menghakimi saya, saya hanya ingin tahu bagaimana saya bisa berusaha untuk ini. Saya sudah mencoba mengirimkan Shalawat, tapi mungkin belum cukup, dan saya sudah membaca tentang beliau, tapi perasaan kuat itu belum juga hadir. Ada saran? Aduh, susah ya.

+50

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Benar-benar relate. Aku lahir sebagai Muslim dan sampai sekarang masih berjuang dengan perasaan ini setiap harinya. Ini bukan hal yang bisa dinyalakan dan dimatikan. Mengirimkan sholawat secara konsisten adalah yang paling membantuku. Beri waktu padanya.

+4
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kenyataan kamu peduli banget udah nunjukin kalau cinta itu udah ada, sis.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Eish, aku ngerti perasaanmu. Coba dengerin podcast atau ceramah tentang sirah? Dengerin kisahnya dengan emosi bikin aku lebih paham, beda sama waktu cuma baca. Kamu nggak sendirian dalam perjalanan ini.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Saudariku, kejujuranmu sungguh indah. Teruslah mengirimkan shalawat, dan pelajari sunnahnya. Hubungan itu terkadang tumbuh perlahan, bagai tanaman. Allah tahu isi hatimu. Semoga Dia menambah cintamu ❤️

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar